VISI.NEWS | JAKARTA – Perusahaan teknologi Meta kembali memperkuat perlindungan bagi pengguna remaja melalui pembaruan fitur Teen Accounts di Instagram. Pembaruan ini diumumkan oleh Antigone Davis, VP & Global Head of Safety Meta, dalam acara peluncuran program ‘Cerdas Digital 2025’ yang digelar di Jakarta, Rabu (16/4/2025).
Dalam pembaruan tersebut, Meta menambahkan batasan bawaan otomatis yang diberlakukan untuk pengguna berusia 13–17 tahun. Salah satu kebijakan utama adalah larangan siaran langsung (Live) bagi remaja di bawah usia 16 tahun tanpa persetujuan orang tua. Selain itu, pengguna remaja juga tidak dapat menonaktifkan fitur penyaring konten visual sensitif dalam pesan langsung (DM).
“Perlindungan ini diaktifkan secara otomatis (built-in restrictions), dan orang tua memutuskan apakah remaja di bawah 16 tahun dapat mengubah salah satu pengaturan ini agar lebih longgar,” ujar Antigone Davis.
Meta juga memperluas fitur Teen Accounts ke layanan lain seperti Messenger dan Facebook, menyasar perlindungan lintas platform.
Beberapa fitur perlindungan tambahan dalam pembaruan ini mencakup:
- Akun pribadi secara default bagi remaja di bawah 16 tahun.
- Batasan interaksi pesan hanya dengan akun yang sudah terhubung.
- Penyaringan konten sensitif pada fitur Explore dan Reels.
- Batas interaksi publik, di mana hanya akun yang diikuti yang dapat menandai atau menyebut nama mereka.
- Fitur Hidden Words otomatis aktif untuk menyaring komentar dan DM bernada negatif.
- Pengingat waktu penggunaan aplikasi setelah 60 menit penggunaan.
- Mode tidur otomatis yang menonaktifkan notifikasi antara pukul 22.00 hingga 07.00.
@ffr