Search
Close this search box.

Jalan Andir Banjir, Akses ke Katapang Terputus

Kapolsek Baleendah, AKP Sungkowo, S.H., M.H./visi.news/ist

Bagikan :

VISI.NEWS – Pasca hujan lebat yang mengguyur kawasan Bandung Selatan, Kabupaten Bandung, Jalan Andir menuju Katapang, tepatnya di Kampung Andir dan Cibadak, tergenang air dan tidak bisa dilalui kendaraan bermotor, baik R4 maupun R2.

Kapolres Bandung, Kombes Pol. Hendra Kurniawan, S.Ik., melalui Kapolsek Baleendah, AKP Sungkowo, S.H., M.H., mengatakan pasca hujan lebat, jajarannya melaksanakan giat patroli di beberapa titik di kawasan Baleendah dengan menggunakan perahu kecil.

Kata Sungkowo, untuk jalur Andir menuju Rancamanyar, tepatnya di Kampung Andir dan Cibadak, dilaporkan saat ini ketinggian air mencapai 90 cm.

“Jalur Andir menuju Katapang tidak bisa dilalui oleh kendaraan, baik R4 maupun R2. Yang menuju Rancamanyar dan Katapang, arus lalu lintas dialihkan masuk dari jalan Rengas Condong (Rencong),” jelas Sungkowo saat dihubungi VISI.NEWS via Whatsapp, Senin (11/1/2021) dini hari.

Sungkowo mengatakan, giat patroli lintas daerah ini dilaksanakan guna menjamin kepada masyarakat bahwa keadaan aman terkendali walaupun masih dalam keadaan banjir.

“Alhamdulillah, berkat kerjasama Kepolisian dengan warga masyarakat, dengan dipandu perahu kecil ini, sehingga bisa memonitor langsung dari lokasi,” tuturnya.

Dalam giat patroli ini, pihaknya juga melakukan pengecekan apabila ada warga yang harus dievakuasi serta menyampaikan himbauan masalah listrik.

Kapolsek menambahkan, dari keseluruhan, hanya sebagian kecil saja warga yang mengungsi. Sedangkan sebagian besar warga lainnya memutuskan untuk tetap bertahan di rumah masing-masing. “Alasan warga untuk bertahan adalah banjir kali ini biasanya cepet surut dibanding dengan sebelumnya,” paparnya.

Warga yang mengungsi, lanjut Kapolsek, ditempatkan di Gedung Inkanas (Institut Karate-Do Nasional) Baleendah. Mengenai jumlah KK yang berada di Inkanas saat ini, datanya terlampir di pihak Gedung Inkanas.

Baca Juga :  Kasus Daycare Banda Aceh Picu Kekhawatiran Orang Tua

Menyinggung mengenai kebutuhan sehari-hari warga, contohnya makanan, pihaknya memastikan bahwa ketersediaannya masih terjamin. “Untuk pasokan bahan pangan masih memadai. Kami sudah berkoordinasi dengan Muspika untuk mengantisipasi hal tersebut,” pungkasnya. @yus

Baca Berita Menarik Lainnya :