“Jumat Berbagi”, Kiprahnya “Barudak” Karang Taruna Desa Tanjungkerta Tasikmalaya

Editor :
Karang Taruna Rangga Bhakti Cikoranji difoto bersama sebelum melakukan kegiatannya./visi.news/dok.dwi juli kusmorop

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Membangun sebuah kepedulian sosial dalam jiwa, baik kelompok ataupun individu tidaklah mudah. Perlu bimbingan, arahan, dan pemupukan sejak dini dengan memberi contoh konkret.

Itulah yang dilakukan oleh masyarakat di Desa Tanjungkerta, Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Kegiatan Jum’at Berbagi dengan memberikan sedekah makanan kepada para jompo, manula, dan anak yatim piatu secara gratis.

Jum’at Berbagi ini melibatkan pemuda pemudi, baik yang masih berstatus pelajar SMP, SMA hingga mahasiswa sekalipun, di sekitar Desa Tanjungkerta Kecamatan Pageurageung.

“Jumlahnya kini sudah mencapai 70 orang. Mereka berasal dari para pelajar SMP dan SMA. Bahkan mahasiswi pun terlibat di sini,” kata Dwi Juli Kusmorop seorang penggerak kepedulian sosial wilayah Pagerageung.

Kegiatan Jum’at Berbagi ini, kata Dwi, dilakukan dengan pembagian nasi kotak kepada para jompo dan anak yatim piatu secara gratis.

“Tentunya kegiatan ini ada leader-nya yang menggerakkan mereka,” ungkap Dwi.

Sementara itu, orang yang disebut-sebut sebagai leader atau penggerak kegiatan Jum’at Berbagi tersebut, adalah seorang ibu muda cantik yang aktif di lingkungan kemasyarakatan.

Dia adalah Nadia Siti Halimah ibu muda yang baru berusia 22 tahun, warga Kampung Cikoranji, Desa Tanjungkerta. Membangun kepedualian dengan kegiatan Jumat Berbagi, karena melihat kondisi masyarakat selama pandemi yang belum berkesudahan.

“Kami membangun kegiatan ini hanya ingin bersedekah kepada mereka yang sudah jompo dan anak yatim piatu,” kata Siti via jaringan WahtsApp pribadinya.

Dalam perbincangan via WhatsApp itu diungkapkan, meski kegiatannya digelar hanya satu kali dalam seminggu, yakni setiap hari Jumat. Kami tetap berharap bisa ikut membantu saat orang berada dalam posisi yang sangat membutuhkan.

“Tidak ada tujuan dan maksud lain selain bersedekah. Itulah itikad kami bersama,” tegas wanita yang memiliki obsesi meberdayakan jiwa sosial Ini.

Baca Juga :  Baznas Jabar Bantu WiFi Gratis di Masjid/Musala untuk Pelajar Tak Mampu

Dikatakan, penggalangan dana untuk mempersiapkan kegiatan tersebut bersumber dari hasil patungan anggota Karang Taruna Rangga Bhakti serta sumbangan masyarakat.

“Bahkan ada donatur yang siap membantu dalam kegiatan ini ,”tandasnya.

Ditambahkannya, dari hasil sumbangan donatur dan iuran Karang Taruna Rangga Bhakti itu bisa membuat 50 nasi kotak lengkap dengan lauk pauknya.

“Selama bulan Ramadan kami menyiapkan untuk takjil, yakni kurma dan air minum. Sedikitnya 800 bungkus kami harus menyiapkannya,” tandasnya.

Ditambahkan, saat bulan puasa para donatur antre untuk memberikan andilnya.

“Namun kini kami hanya mampu memanfaatkan dana iuran dan sumbangan,” ungkapnya.

Siti berharap ke depannya kegiatan serupa bisa lebih berkembang lagi.

“Demi kemaslahatan umat,” akunya. @bik

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

"Duet Maut" Dua Srikandi Kota Banjar Saat Kegiatan Woro-woro

Kam Jul 9 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – “Duet maut” kedua Srikandi Kota Banjar tampak terlihat saat kegiatan Woro-woro. Adalah Wali Kota Banjar DR. Hj. Ade Uu Sukaesih, M.Si bersama Kapolres Banjar AKBP Melda Yanny, S.I.K.,M.H, begitu akrab duduk berdampingan di depan mobil dinas Polres. Keakraban itu tampak jelas ketika Kapolres menjadi pengemudi, sedangkan Wali […]