Search
Close this search box.

Kang DS Dorong Tingkatkan Kemampuan Pemuda Tani Dalam Bidang Pertanian

Cabup Kang DS saat berdialog dengan warga dan para petani di Desa Bojongkunci, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Bandung, Rabu (24/10/2020). /visi.news/yusup supriatna

Bagikan :

VISI.NEWS – Calon Bupati (Cabup) Bandung HM Dadang Supriatna berusaha untuk memotivasi para pemuda tani dalam pengembangan di bidang pertanian. Jangan sampai para pemuda tani tidak tertarik dalam bidang pertanian karena pertanian menjadi sumber kebutuhan pangan sehari-hari.

“Saya berharap para pemuda tani kedepan tertarik dalam bidang pertanian. Supaya bidang pertanian menjadi daya tarik para  pemuda tani, bagaimana caranya bidang pertanian menguntungkan bagi mereka,” kata Kang DS, panggilan akrab Dadang Supriatna saat bertemu dengan warga dan para petani di Desa Bojongkunci Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Bandung, Rabu (14/10/2020) malam.

Kang DS yang berpasangan dengan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Bandung Sahrul Gunawan nomor urut 3 pada Pilkada Bandung 9 Desember 2020 mendatang itu berharap dapat menciptakan pemuda tani melalui pendidikan dan pelatihan dalam bidang pertanian.

Lanjut Kang DS, bidang pertanian menjadi sumber ekonomi yang potensial bagi para pemuda tani.

“Kami juga berharap lahan pertanian jangan sampai dilakukan untuk pengembangan perumahan. Walaupun digunakan untuk pembangunan perumahan, harus ada lahan pengganti bagi pengembangan dalam bidang pertanian,” ucapnya.

Kang DS menambahkan, jika lahan pertanian terus menyempit, akan berdampak pada kebutuhan pangan untuk para petani.

“Kalau lahan pertanian terus berkurang, bagaimana untuk kebutuhan pangan kita. Makanya kita berusaha untuk mempertahankan lahan pertanian guna kelangsungan hidup masyarakat di Kabupaten Bandung,” tegasnya.

Melihat kondisi tersebut, pihakya akan memberikan perhatian khusus kepada para petani di Kabupaten Bandung. Dimana sebelumnya, pemerintah memberikan bantuan APBD rata-rata sebesar Rp 10 miliar per tahun.

“Kita berharap kedepan, para petani mendapatkan bantuan APBD antara sebesar Rp 50 miliar sampai Rp 100 miliar per tahun. Fokus penambahan anggaran untuk bidang pertanian itu, supaya para petani semakin bergairah dalam meningkatkan produksi pertanian. Jangan sampai petani disetiap panen mengalami kerugian,” tuturnya.

Baca Juga :  Trump Sulap Kripto Jadi Panggung Kuasa

Menurutnya, dengan adanya penambahan anggaran itu bisa dimanfaatkan para petani untuk pengadaan pupuk maupun alat mesin pertanian, selain untuk sarana dan prasarana pertanian dalam upaya meningkatkan produksi pertanian.

Sementara itu, Asep S, warga setempat yang juga dari perwakilan para petani di Desa Bojongkunci mengharapkan kepada pemerintah ada upaya mempertahankan lahan pertanian abadi di Desa Bojongkunci.

“Saat ini lahan pertanian di Desa Bojongkunci hanya tersisa seluas 205 hektare,” ucapnya.

Menurutnya, berkurangnya lahan pertanian selain karena ada proyek normalisasi sungai, juga digunakan oleh pengembangan perumahan.

Asep juga mengeluhkan persediaan pupuk di kios-kios sempat  mengalami  kelangkaan, sehingga sempat menjadi persoalan bagi para petani saat mengolah lahan pertanian padi.

“Kami berharap apa yang menjadi keluhan para petani menjadi perhatian kedepan Pak Dadang sebagai calon Bupati Bandung,” harapnya. @yus

Baca Berita Menarik Lainnya :