Kasus Pencopotan Paksa Bendera Merah Putih di Garut, Polisi Periksa 4 Saksi

Editor :
Pelaku terekam CCTV saat mencabut paksa bendera merah putih di depan rumah warga Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut./tangkapan layar video viral/via sindo.news.com

Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Penyidik Satreskrim Polres Garut dibantu Direktorat Reserse Kriminal (Ditreskrimum) Polda Jabar terus mendalami penyelidikan kasus pencopotan paksa bendera merah putih oleh enam pemuda di Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (20/8) sekitar pukul 03.30 WIB.

Sampai saat ini, polisi telah memeriksa empat saksi, pemilik bendera dan warga sekitar lokasi kejadian. Selain itu, petugas juga menyita rekaman kamera CCTV dan tiang bendera.

“Kami sudah periksa empat saksi terkait kasus ini. Kami juga menyita rekaman CCTV dan tiang benderanya untuk diselidiki ada atau tidak sidik jari pelaku di sana. Mohon doanya, mudah-mudahan dalam waktu dekat kasus ini bisa terungkap dan menemukan pelakunya,” kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago di Mapolda Jabar, Senin (24/8), seperti dilansir sindonews.com.

Seperti diberitakan sebelunya, sebuah video pendek berdurasi sekitar 24 detik, merekam aksi seorang pemuda di Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Jawa Barat, mencabut paksa sehelai bendera merah putih di depan salah satu rumah warga.

Dalam video terlihat, tiga pemuda mengenakan kopiah, celana pendek, dan sarung berjalan di trotoar. Saat mendapati sehelai bendera merah putih terpasang di tiang, salah seorang pemuda mencabut paksa bendera tersebut.

Sementara, dua pemuda lain, tak mengingatkan atau melarang temannya mencabut bendera. Adegan selanjutnya tak terlihat karena kamera CCTV hanya mengarah ke depan jalan sehingga sisi kanan tak terlihat.

Belum diketahui motif di balik aksi tak terpuji pemuda itu. Yang pasti, video tersebut viral di media sosial tiga hari terakhir. Tak sedikit warganet yang mengecam aksi pemuda tersebut.

Sementara itu, informasi yang diperoleh menyebutkan, aksi pencabutan bendera merah putih tersebut terjadi pada Kamis (20/8/2020) lalu sekitar pukul 03.37 WIB. Bendera yang dicabut pelaku dan terekam kamera CCTV adalah milik H Sobari (65), warga Kecamatan Wanaraja.

Jumlah bendera yang dicabut pelaku ternyata tidak hanya milik H Sobari. Setidaknya tiga bendera yang dipasang untuk memperingati HUT ke-75 Kemerdekaan RI itu, dicabut oleh pelaku. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Kembali Meningkat Kasus Positif Covid-19 di Kota Bandung

Sen Agu 24 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Jumlah kasus positif kumulatif maupun kasus positif aktif Covid-19 di Kota Bandung dilaporkan kembali meningkat pada Agustus 2020. Itu seiring diberlakukannya masa adaptasi kebiasaan baru (AKB). Koordinator Bidang Perencanaan, Data, Kajian, dan Analisa Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung Ahyani Raksanagara mengatakan, peningkatan itu disebabkan upaya pelacakan yang […]