VISI.NEWS – Tak hanya Apdesi dan sejumlah organisasi lainnya yang mendesak Mendagri agar pasangan Dadang-Sahrul segera dilantik, kaum muda juga mendesak Bupati dan Wakil Bupati Bandung Terpilih itu segera dilantik.
Elemen masyarakat Kabupaten Bandung dari kalangan pemuda melakukan hal serupa.
Adalah Wakil Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bandung, Rifki Fauzi menegaskan, percepatan pelantikan pasangan Bedas (Bersama Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan) merupakan suara masyarakat Kabupaten Bandung yang rindu dengan kepemimpinan baru.
Menurut Rifki, keputusan Mahkamah Konstitusi (MK), dilanjut penetapan KPU Kabupaten Bandung sudah bersifat legal, formal dan konstitusional.
“Jadi, sudah tidak ada alasan lagi untuk menunda pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Bandung. Karena dengan menunda prosesi pelantikan akan semakin menghambat percepatan pembangunan,” kata Rifki dalam rilisnya, Rabu (24/3/21).
Menurutnya kewenangan Plh Bupati sangat terbatas. Sementara banyak program di wilayah eksekutif yang harus diselesaikan melalui mekanisme kebijakan yang diambil langsung oleh kepala daerah.
“Dengan dilantiknya pasangan Bedas, seluruh stake holder bisa memulai bersinergi dan bekerja secara kolosal untuk mewujudkan perubahan dan melahirkan kemajuan di Kabupaten Bandung,” ungkap Rifki yang juga Koordinator AMM Kabupaten Bandung.
Rifki menilai efektifitas Pembangunan Berkelanjutan di Kabupaten Bandung ditentukan oleh realisasi visi Bupati dan Wakil Bupati terpilih. “Sementara bupati dan wakil bupati terpilih tidak bisa merealisasikan visi pembangunan sebelum resmi dilantik oleh Menteri Dalam Negeri melalui Gubernur Jawa Barat,” ujarnya.
Pada 20 Maret lalu, KPU Kabupaten Bandung segera menindak lanjuti putusan MK tanggal 18 Maret, dengan melakukan Rapat Pleno Terbuka Penetapan Bupati dan Wakil Bupati terpilih. Keputusan ini mengakhiri perselisihan hasil Pilkada Serentak 2020 dan menjadi babak baru bagi kepemimpinan terpilih untuk membangun Kabupaten Bandung Bedas yang berkemajuan.
Intinya, tandas Rifki, pelantikan Bupati dan wakil Bupati Bandung terpilih berkaitan Erat dengan keberlangsungan hajat hidup warga Kabupaten Bandung.
“Maka percepatan pelantikan menjadi mutlak untuk segera dilakukan demi stabilitas dan kondusifitas penyelenggaraan roda pemerintahan di Kabupaten Bandung,”pungkasnya.@pih