VISI.NEWS | JEPARA – Kemenangan Persija Jakarta atas Persijap Jepara tidak hanya berdampak pada tambahan tiga poin, tetapi juga mengirim pesan kuat jelang duel krusial melawan Persib Bandung. Hasil 2 0 di Stadion Gelora Bumi Kartini menjadi fondasi penting, terutama dari sisi mental dan kesiapan tim dalam menghadapi laga dengan tensi tinggi.
Bek Persija Jakarta, Shayne Pattynama, menilai kemenangan ini memberi dorongan besar terhadap kepercayaan diri tim.
“Seperti yang saya katakan, saya pikir ini bagus untuk kepercayaan diri untuk menang dan mendapatkan clean sheet. Tentu saja pertandingan berikutnya adalah pertandingan besar, El Clasico,” kata eks pilar Buriram United dalam konferensi pers usai laga.
Pernyataan tersebut mencerminkan konteks yang lebih luas dari sekadar hasil pertandingan. Persija kini berada dalam tren positif dan berhasil menjaga konsistensi performa. Dengan koleksi 65 poin dari 31 laga, mereka terus menempel ketat Persib Bandung dan Borneo FC dalam perebutan gelar, sehingga setiap pertandingan tersisa menjadi sangat menentukan.
Dari sisi permainan, kemenangan atas Persijap menunjukkan kombinasi antara efektivitas dan kedisiplinan. Gol dari Rayhan Hannan dan Gustavo Almeida hadir pada momen krusial, sementara lini pertahanan mampu menjaga clean sheet. Stabilitas ini menjadi indikator kesiapan Persija menghadapi tekanan yang lebih besar di laga berikutnya.
Shayne juga menyoroti dimensi emosional dalam duel melawan Persib.
“Saya tahu bagaimana pertandingannya di putaran pertama, saya menontonnya sendiri saat masih di klub lama saya. Saya melihat ada banyak emosi, partai besar, dan saya pikir Persija bermain bagus tapi sayangnya kita tidak menang,” ucapnya.
Pengalaman tersebut memperkuat kesadaran tim akan pentingnya mengelola emosi selain aspek teknis.
Lebih lanjut, ia menegaskan arti penting laga tersebut bagi semua pihak.
“Kami tahu apa artinya bagi para penggemar, kami tahu apa artinya bagi kami. Tentu saja, jika Anda memenangkan laga, itu bagus untuk kepercayaan diri menghadapi laga berikutnya,” tutur dia.
Optimisme juga datang dari keyakinan internal tim.
“Saya pikir kami memiliki tim bagus dan kami siap untuk memainkan pertandingan berikutnya. Saya sangat percaya diri kami akan mendapatkan tiga poin,” ucap Shayne.
“Semuanya dimulai dengan kualitas kami, bagaimana kami bermain dan bekerja,” jelasnya.
Sementara itu, pelatih Mauricio Souza menempatkan laga ini sebagai ujian berbeda yang membutuhkan persiapan matang.
“Baik, kami tahu pertandingan berikutnya adalah pertandingan yang berbeda. Mungkin salah satu derbi terbesar di Indonesia. Kedua tim sama-sama kuat dan kami siap untuk menghadapi siapa pun,” ujar Mauricio Souza.
Dengan waktu pemulihan yang tersedia, Persija mencoba menyeimbangkan aspek fisik dan strategi.
“Kami sekarang punya beberapa hari untuk pemulihan pemain dan kami sudah punya strategi yang baik untuk pertandingan melawan Persib. Saya yakin itu akan jadi pertandingan luar biasa,” tutur dia.
Dalam konteks persaingan gelar, duel melawan Persib tidak hanya soal rivalitas, tetapi juga momentum. Kemenangan akan memperkuat posisi Persija, sementara hasil sebaliknya bisa mengubah arah perebutan juara secara signifikan. @desi