VISI.NEWS | GAZA – Kementerian Kesehatan di Gaza melaporkan bahwa jumlah korban tewas akibat perang selama setahun terakhir mencapai 43.020 orang, Hal itu dikatakan kementerian yang dipimpin Hamas pada Senin (28/10/2024) termasuk 96 kematian dalam 48 jam terakhir . Selain itu, sekitar 101.110 orang mengalami luka-luka akibat konflik antara Israel dan Hamas, menurut laporan AFP.
Sementara itu, serangan tentara Israel di Gaza masih berlangsung meskipun ada tawaran gencatan senjata dua hari untuk pertukaran tawanan yang diajukan oleh Presiden Mesir, Abdel Fattah al-Sisi.
Namun, baik Israel maupun Hamas belum memberikan komentar terkait rencana tersebut. Media Israel melaporkan bahwa kepala badan intelijen, David Barnea, berada di Qatar untuk membahas kesepakatan pembebasan sandera.
Konflik ini dimulai setelah serangan kelompok Hamas ke Israel pada 7 Oktober 2023 yang mengakibatkan lebih dari 1.000 orang tewas. Israel kemudian bertekad untuk menghancurkan Hamas dengan terus melancarkan serangan di Jalur Gaza. Selain itu, sekutu Hamas, Hizbullah dari Lebanon, juga terlibat dalam pertempuran melawan tentara Israel, sementara Iran terlibat dalam aksi saling serang di kedua pihak. @ffr