Search
Close this search box.

Kisah Jemaah Palestina yang Gagal Berangkat Haji Dan Uang Tak Kembali

Bagikan :

VISI.NEWS | JAKARTA – Suleiman al-Shaer, seorang pemuda Palestina pemegang paspor Mesir, merasa kecewa dan syok karena telah ditipu oleh biro perjalanan haji palsu. Ceritanya dimulai ketika Suleiman datang ke Mekah dari Mesir dengan mengantongi visa turis. Setibanya di Mekah, ia menghubungi perusahaan yang menjual paket perjalanan haji melalui media sosial.

Harga yang ditawarkan terlihat cukup “menggiurkan.” Suleiman berharap bisa mendapatkan izin untuk menunaikan ibadah haji. Namun, ia tertipu oleh iklan “menyesatkan” yang diunggah oleh perusahaan yang mengklaim berbasis di Uni Emirat Arab (UEA). Suleiman membayar perusahaan tersebut 6.000 dirham (setara Rp26,6 juta) untuk mendapatkan izin haji. Namun, semua dokumen yang diterimanya ternyata palsu.

Akibatnya, Suleiman tidak bisa menjalankan ibadah haji tahun ini dan kehilangan uang yang telah ditransfer. Para peziarah lain juga mengalami kejadian serupa, baru menyadari izin haji yang mereka pegang palsu setelah sampai di kantor pusat Komite Haji Arab Saudi. Dengan begitu, mereka tidak diperbolehkan mengikuti ibadah haji

Hingga saat ini belum ada informasi mengenai penemuan biro perjalanan haji palsu yang menipu Suleiman al-Shaer dan jemaah lainnya. Namun, perlu diwaspadai bahwa kasus seperti ini cukup sering terjadi. Para peziarah yang tertipu baru menyadari izin haji palsu setelah sampai di kantor pusat Komite Haji Arab Saudi. Oleh karena itu, sangat penting bagi calon jemaah untuk memverifikasi keabsahan dokumen dan memilih biro perjalanan haji yang terpercaya agar terhindar dari penipuan. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita semua agar lebih berwaspada dan berhati-hati dalam merencanakan perjalanan ibadah haji.

Baca Berita Menarik Lainnya :