VISI.NEWS | BANDUNG – Telkom University resmi menjalin kerja sama strategis dengan Yayasan Masjid Al-Mu’min Griya Bandung Asri melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang digelar di Gedung TULT Lantai 16 Telkom University, pekan kemarin.
Kerja sama tersebut menjadi langkah awal memperkuat sinergi antara dunia akademik dan komunitas masyarakat dalam berbagai program sosial, pendidikan, pemberdayaan ekonomi, hingga pengembangan lingkungan berkelanjutan.
Kegiatan ini turut dihadiri jajaran pengurus yayasan, pimpinan akademik Telkom University, serta tim dari Center of Excellence Sustainable Healthcare & Environment (CoE SHE).
Dorong Kolaborasi Pentahelix
Ketua Tim Riset Institute of Intelligent Business & Sustainable Economy Telkom University, Dian Indiyati, menegaskan pentingnya membangun kolaborasi berbasis model Pentahelix dalam setiap program pengabdian masyarakat.
Model tersebut mengedepankan sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, industri, media, dan komunitas guna menciptakan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
“Telkom University selalu berupaya untuk saling memajukan dalam setiap kerja sama. Sinergi ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat, sebagaimana tujuan dari MoU yang kita laksanakan hari ini,” ujar Dian.
Ia berharap tim Center of Excellence Sustainable Healthcare & Environment atau CoE SHE dapat menjadi jembatan dalam mengakses hibah pemerintah yang nantinya disalurkan kepada mitra.
Menurutnya, langkah tersebut penting agar berbagai program pengabdian dan penelitian mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung kemajuan yayasan.
“Tujuannya agar program ini memberikan dampak nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dan membantu kemajuan yayasan,” tambahnya.
Fokus Program Halal dan Pengabdian Masyarakat
Ketua CoE SHE, Endang Chumaidiyah, menyampaikan Telkom University memiliki komitmen kuat dalam kontribusi sosial melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.
Ia berharap kerja sama yang telah terjalin tidak berhenti pada penandatanganan MoU semata, melainkan segera diwujudkan dalam berbagai kegiatan produktif yang didukung pendanaan program penelitian dan pengabdian masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Endang juga memaparkan sejumlah program unggulan CoE SHE, termasuk peran Lembaga Pendamping Proses Produk Halal atau LP3H.
Program tersebut mencakup pendampingan sertifikasi halal, pelatihan penyelia halal, hingga pelatihan penyembelihan halal yang bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).
“Kami memiliki program pendampingan sertifikasi halal, pelatihan penyelia halal, hingga pelatihan penyembelihan halal yang bekerja sama dengan BPJPH. Semua kegiatan ini bisa direalisasikan melalui dana internal maupun eksternal demi kemaslahatan masyarakat,” jelas Endang.
Sementara itu, Ketua Yayasan Masjid Al-Mu’min, Gunawan Djayadiharja, menyambut positif kerja sama tersebut dan berharap hubungan kemitraan dapat terus berkembang secara berkelanjutan.
“Sebagai mitra, kami ingin bersinergi erat dengan Telkom University, khususnya CoE SHE. Kami siap berkontribusi sesuai kemampuan kami dan berharap mendapatkan bimbingan serta dukungan penuh agar yayasan terus berkembang,” ujarnya.
Acara kemudian ditutup dengan prosesi penandatanganan MoU secara simbolis dan sesi ramah tamah antara jajaran pengurus yayasan dengan pihak Telkom University sebagai penanda dimulainya kolaborasi jangka panjang kedua institusi tersebut.
@bambang melga