Search
Close this search box.

Konvergensi IT/OT bagi Operator Telekomunikasi

STL Partner. /visi.news/net

Bagikan :

  • Kesuksesan monetisasi 5G akan bergantung pada cara operator telekomunikasi untuk beradaptasi dengan konvergensi tersebut

VISI.NEWS – VoltDB, satu-satunya platform data berstandar perusahaan (enterprise-grade) yang didesain untuk era 5G, bersama STL Partners, grup konsultan global di sektor telekomunikasi, pada hari ini merilis laporan terbaru tentang konvergensi IT dan OT yang mampu mengubah monetisasi 5G.

Kalangan operator ingin menghadirkan berbagai solusi terbaru yang didukung 5G untuk meningkatkan pendapatan (5G-enabled revenue-generating). Untuk itu, mereka memerlukan fitur-fitur pengolahan data secara langsung (real-time data processing). Di tengah perubahan kebutuhan pelanggan, khususnya menyangkut massive machine type communication, kalangan operator harus mengambil langkah yang sebelumnya jarang dilakukan: menangani data OT dan IT secara sekaligus.

“Fitur real-time decision intelligence berperan vital bagi masa depan operator telekomunikasi, baik dalam rangka meningkatkan efisiensi internal dan membantu mereka dalam menyediakan berbagai solusi terbaru yang didukung 5G untuk meningkatkan pendapatan klien-klien mereka,” catat Tilly Gilbert, Senior Consultant, STL Partners. “Lebih penting lagi, solusi-solusi ini wajib menangani data IT dan OT”.

Dalam laporan terbaru yang berjudul “Monetizing 5G: How IT/OT Convergence Will Enable New Business Models” (Memonetisasi 5G: Bagaimana Konvergensi IT/OT akan Menghasilkan Model-Model Bisnis Baru), STL Partners dan VoltDB menjajaki empat studi kasus dalam mewujudkan nilai tambah baru lewat konvergensi IT dan OT:

  • Policy management, harus berkembang untuk menangani network slicing.
  • Rating and charging, harus berkembang untuk menangani komunikasi M2M.
  • Fraud prevention, harus berkembang untuk mendukung penggunaan IoT.
  • Customer management, harus berkembang untuk mengelola investasi secara lebih baik, seperti implementasi 5G.
    Laporan ini menguraikan langkah-langkah praktis yang dapat dijalankan perusahaan telekomunikasi guna memanfaatkan studi-studi kasus tersebut.

“Tantangannya adalah meningkatkan jaringan dan sistem TI secara independen, serta memastikan keduanya dapat berfungsi dengan baik secara sekaligus,” kata Dheeraj Remella, Chief Product Officer, VoltDB. “Aspek-aspek seperti mediation layer dapatmembantu sistem tagihan (billing system) untuk mengimpor data panggilan telepon (call data)—hal-hal ini semakin perlu diproses secara sekaligus dalam seketika. Lewat cara tersebut, operator telekomunikasi akan beralih menjadi mitra penting”.@mp alam

Baca Berita Menarik Lainnya :