Search
Close this search box.

Korban Mutilasi di Ngawi Dimakamkan, Keluarga Berharap Pelaku Segera Tertangkap

Ilustrasi./visi.news/ist.

Bagikan :

VISI.NEWS | JATIM– Ayah kandung korban mutilasi koper merah di Ngawi, Jawa Timur, Nur Khalim, mendesak aparat penegak hukum untuk segera menangkap pelaku yang bertanggung jawab atas pembunuhan anaknya. Dengan nada sedih, ia mengungkapkan rasa kehilangan yang mendalam.

“Kami minta bantuan dan mendesak, agar pelaku bisa tertangkap dan diadili,” ujarnya, Sabtu (25/1/2025).

Nur Khalim mengaku tidak mengetahui apakah anaknya, yang dikenal sebagai UK (29), memiliki musuh atau masalah tertentu. Sebelum kejadian, korban diketahui sempat pulang untuk memberi makan keluarga.

“Saya tidak tahu (punya musuh atau tidak). Yang jelas ketika pulang memberi makan saya, anaknya, ke mbahnya,” ujar dia.

Jenazah korban tiba di rumah duka di Desa Sidodadi, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, pada Jumat malam, setelah melalui perjalanan tiga jam dari Ngawi. Setibanya di rumah duka, jenazah langsung disalatkan dan dimakamkan.

Menurut Camat Garum, Arinal Huda, jenazah telah dimasukkan ke dalam kotak dalam kondisi bersih. Pemakaman dilaksanakan dengan penuh duka, diiringi banyak warga yang hadir.

“Informasi yang kami terima tadi perjalanan sekitar tiga jam dan setelah datang ke rumah duka langsung disalatkan kemudian dimakamkan,” kata Camat Garum Arinal Huda.

“Jenazah datang dibawa mobil ambulans dan ditaruh peti. Jadi, kami tidak tahu isinya. Informasinya jenazah sudah bersih tinggal disalatkan saja,” sambung dia.

Kasus ini bermula dari penemuan jasad wanita tanpa kepala yang ditemukan dalam koper merah di Desa Dadapan, Kecamatan Kendal, Ngawi, pada Kamis (23/1/2025). Jasad tersebut ditemukan dalam keadaan terbungkus seperti paket, dan tubuhnya tidak utuh.

Hasil autopsi menunjukkan bahwa korban diduga meninggal karena kehabisan napas akibat hambatan jalan pernapasan, yang kemungkinan disebabkan oleh cekikan. Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan investigasi untuk menemukan pelaku.

Baca Juga :  118 Bencana Terjadi di Sukabumi Sepanjang Januari–Maret

Kapolsek Garum, AKP Punjung, membenarkan bahwa korban adalah warga Kelurahan Bence, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, dan pihaknya tengah bekerja keras menyelidiki kasus tragis ini. @ffr

Baca Berita Menarik Lainnya :