Search
Close this search box.

KPU Beri Santunan ke Petugasnya di Jakarta yang Meninggal saat Pilkada

Ketua KPU DKI Wahyu Dinata./visi.news/instagram KPU Provinsi DKI Jakarta.

Bagikan :

VISI.NEWS | JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengungkap ada satu petugasnya yang meninggal dunia di wilayah Jakarta Utara saat Pilkada. KPU memastikan akan segera memberikan santunan kepada keluarga korban.

“Saya enggak bisa detailnya itu ya, nanti teman KPU Jakarta Utara. Yang pasti informasi di KPU Jakarta Utara, beliau sedang bertugas, sakit, terus sempat izin pulang ke rumah, sempat dibawa juga ke klinik, mungkin pasca itu almarhum meninggal dunia,” kata Ketua KPU DKI Wahyu Dinata di Kantor KPU Jakarta, Kamis (28/11/2024).

Namun, Wahyu menegaskan jika korban meninggal bukan karena kelelahan. Sebab, kata dia, proses Pilkada kali ini cukup ringan bila dibandingkan pada saat Pemilu 2024.

“Mungkin karena sakit ya. Karena kalau bicara kelelahan tentu saja proses ini lebih ringan dari Pileg, Pilpres ya, yang rekapitulasinya bisa selesai sampai tengah malam,” ujarnya.

“Nah hari ini kan teman-teman bisa lihat sendiri, sampai Maghrib sebenarnya kalau tidak ada kendala cuaca, sebenarnya kemarin itu hujan lebat, mungkin Maghrib semua sudah selesai. Tapi karena ada hujan lebat, sampai tengah malam ada kotak yang baru datang ke tingkat kelurahan,” sambungnya.

“Mungkin karena sakit ya. Karena kalau bicara kelelahan tentu saja proses ini lebih ringan dari Pileg, Pilpres ya, yang rekapitulasinya bisa selesai sampai tengah malam,” ujarnya.

“Nah hari ini kan teman-teman bisa lihat sendiri, sampai Maghrib sebenarnya kalau tidak ada kendala cuaca, sebenarnya kemarin itu hujan lebat, mungkin Maghrib semua sudah selesai. Tapi karena ada hujan lebat, sampai tengah malam ada kotak yang baru datang ke tingkat kelurahan,” sambungnya. @desi

Baca Berita Menarik Lainnya :