VISI.NEWS | BANDUNG – Presiden Prabowo Subianto langsung melanjutkan agenda kunjungan kerja ke wilayah perbatasan Indonesia usai menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN ke 48 di Cebu, Filipina. Kehadiran Prabowo di Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sabtu (9/5/2026), dinilai memiliki makna strategis karena menunjukkan perhatian pemerintah terhadap kawasan terluar Indonesia.
Miangas dikenal sebagai salah satu pulau terdepan Indonesia yang berbatasan langsung dengan negara lain. Dengan jumlah penduduk sekitar 823 jiwa dan luas wilayah sekitar 3,5 kilometer, pulau kecil tersebut memiliki posisi penting dalam konteks kedaulatan negara.
Prabowo tiba di Bandara Miangas sekitar pukul 10.45 WITA didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Kedatangannya juga disambut sejumlah menteri, mulai dari Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono hingga Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.
Usai tiba, Prabowo menyapa warga yang hadir di bandara sebelum melanjutkan perjalanan menggunakan kendaraan Maung Garuda menuju SMK Negeri 2 Talaud untuk bertemu masyarakat Miangas.
Kunjungan ini memperlihatkan pendekatan pemerintahan Prabowo yang ingin menegaskan kehadiran negara hingga wilayah paling luar Indonesia. Langkah tersebut juga memiliki pesan simbolik bahwa pembangunan dan perhatian pemerintah tidak hanya terpusat di kota besar, tetapi juga menjangkau daerah perbatasan.
Selain aspek simbolis, kunjungan ke Miangas dipandang penting dalam memperkuat pembangunan kawasan terluar yang selama ini menghadapi tantangan akses, infrastruktur, serta layanan dasar masyarakat. Kehadiran langsung kepala negara di wilayah perbatasan sering kali menjadi momentum percepatan perhatian pembangunan nasional. @desi