Search
Close this search box.

LAFC Dibantai Houston Saat Son Main Penuh

Ilustrasi./visi.news/ai.

Bagikan :

VISI.NEWS | BANDUNG – LAFC kembali menelan hasil pahit di hadapan pendukung sendiri setelah kalah telak dari Houston Dynamo dalam lanjutan Major League Soccer 2026. Bermain di Stadion BMO, Los Angeles, Senin (11/5/2026) waktu Korea, LAFC takluk dengan skor 4-1.

Sorotan besar kembali tertuju kepada Son Heung min. Bintang asal Korea Selatan itu tampil penuh selama 90 menit, tetapi kehadirannya belum cukup untuk menyelamatkan LAFC dari kekalahan berat di kandang. Hasil ini sekaligus memperpanjang tren negatif tim setelah sebelumnya tersingkir dari semifinal Piala Champions CONCACAF usai dibantai Toluca empat gol tanpa balas.

Sejak awal laga, keputusan pelatih Marc Dos Santos langsung menjadi perhatian. Son tidak dimainkan di posisi naturalnya sebagai winger. Ia justru ditempatkan sebagai gelandang serang lini kedua untuk mendukung Nathan Ordaz yang dipasang di lini depan.

Eksperimen tersebut tidak berjalan sesuai harapan. LAFC kesulitan mengontrol permainan, sementara Houston tampil lebih efektif dalam memanfaatkan celah pertahanan tuan rumah. Tekanan tim tamu berbuah hasil pada menit ke 25 ketika Jack McGlynn membuka skor melalui tembakan jarak jauh.

Setelah gol pertama itu, permainan LAFC tidak kunjung stabil. Houston kembali menghukum rapuhnya pertahanan tuan rumah melalui gol Guilherme Augusto. Dalam posisi tertinggal, LAFC sempat mencoba bangkit menjelang akhir babak pertama.

Harapan itu muncul pada masa injury time babak pertama. Nathan Ordaz berhasil mencetak gol setelah menerima umpan matang dari Son Heung min. Gol tersebut sempat memberi sinyal bahwa LAFC masih punya peluang untuk mengejar ketertinggalan pada babak kedua.

Namun momentum itu menguap setelah jeda. Houston kembali mengambil kendali dan memanfaatkan buruknya organisasi pertahanan LAFC. Mateus Bogus mencetak gol tambahan, sebelum Jack McGlynn kembali mencatatkan namanya di papan skor untuk memastikan kemenangan besar Houston.

Baca Juga :  Kemenag Pati Tutup Permanen Ponpes Milik AS Pemerkosa Santriwati

Secara statistik, Son Heung min tetap cukup aktif sepanjang pertandingan. Ia mencatatkan dua tembakan, 63 sentuhan bola, akurasi umpan 95 persen, serta dua dribel sukses. Namun kontribusi itu tidak mampu mengubah arah permainan LAFC secara keseluruhan.

Media Korea menyebut strategi Marc Dos Santos sebagai “bencana total”, terutama karena Son kembali dipaksa bermain jauh dari posisi terbaiknya. Kondisi LAFC kini mulai mengkhawatirkan. Mereka masih berada di papan atas Wilayah Barat dengan 21 poin, tetapi sejumlah rival memiliki tabungan pertandingan lebih banyak dan berpeluang menyalip.

Sementara itu, Houston Dynamo naik ke papan tengah klasemen setelah mencuri kemenangan penting di markas LAFC. @desi

Baca Berita Menarik Lainnya :