Search
Close this search box.

Longsor Besar Terjang Persawahan di Sumedang, Warga Diminta Siaga

Longsor./visi.news/ist.

Bagikan :

VISI.NEWS | SUMEDANG – Sebuah longsor besar terjadi di areal persawahan di Blok Lamping Dangder, Lingkungan Cilipung, Kelurahan Pasanggrahan Baru, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Minggu (1/12/2024) sekitar pukul 12.45 WIB.
Longsoran yang memiliki ketinggian 40 meter dan lebar 150 meter persegi ini tidak hanya merusak lahan pertanian, tetapi juga menimbun sumber air yang mengalir ke rumah-rumah warga di sekitar lokasi kejadian, menyebabkan kekhawatiran akan dampak lebih lanjut bagi masyarakat.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumedang, Kosdiani Wulandari, menjelaskan bahwa longsor ini dipicu oleh tingginya intensitas curah hujan yang melanda kawasan tersebut.

“Areal persawahan dengan ketinggian 40 meter dan lebar 150 meter rusak parah, tergerus longsor,” kata Kosdiani.

Setelah menerima laporan dari warga, tim Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Sumedang segera melakukan assessment di lokasi longsor. Tim memberikan imbauan kepada warga agar menjauh dari area longsoran dan selalu siaga saat hujan turun. Hasil assessment menunjukkan bahwa lokasi tersebut perlu dikaji lebih lanjut oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), untuk mengantisipasi potensi longsor susulan.

Kosdiani menambahkan bahwa pasca-longsor, pihak BPBD memerlukan logistik dan kerja sama dari sejumlah unsur lain untuk membersihkan material longsoran yang cukup luas itu.
“Setelah melihat dan memeriksa hasil assessment, kami perlu melakukan gotong royong untuk pembersihan material longsoran. Kami juga memerlukan logistik untuk kerja bakti bersama warga setempat,” ungkap Kosdiani.

Kejadian ini menjadi perhatian serius mengingat dampak yang ditimbulkan tidak hanya bagi lahan pertanian, tetapi juga kepada warga yang bergantung pada sumber air dari lokasi tersebut. Dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah, BPBD, dan masyarakat diharapkan penanganan bencana ini dapat dilakukan dengan cepat dan efektif. @berlin

Baca Berita Menarik Lainnya :