VISI.NEWS | BANDUNG – Manchester City kembali menunjukkan dua wajah dalam perburuan gelar Premier League musim ini. Bermain imbang 3 3 melawan Everton di Hill Dickinson Stadium, Selasa (5/5/2026) dini hari WIB, tim asuhan Pep Guardiola memang terhindar dari kekalahan, tetapi hasil ini justru mempertegas persoalan konsistensi yang kini menguntungkan Arsenal di puncak klasemen.
Sejak awal laga, City tampil dominan dengan tempo tinggi. Rayan Cherki dan Antoine Semenyo menjadi motor tekanan, sementara Jeremy Doku membuka keunggulan lewat sepakan melengkung yang menutup babak pertama. Namun dominasi tersebut tidak sepenuhnya berbanding lurus dengan kontrol permainan yang solid hingga akhir.
Masalah utama City muncul di babak kedua, bukan karena taktik lawan semata, tetapi akibat kesalahan sendiri. Back pass lemah Marc Guehi yang berujung gol Thierno Barry menjadi titik balik. Dari situ, kepercayaan diri Everton meningkat drastis, sementara City justru kehilangan stabilitas permainan.
Situasi semakin kompleks ketika Everton memanfaatkan momentum melalui bola mati dan serangan lanjutan hingga berbalik unggul 3 1. Ini memperlihatkan rapuhnya transisi bertahan City, terutama saat menghadapi tekanan balik cepat dan duel fisik di area krusial.
Meski demikian, kualitas individu tetap menjadi penyelamat. Erling Haaland memperkecil ketertinggalan lewat penyelesaian cerdas, sebelum Jeremy Doku kembali muncul sebagai pembeda di menit akhir. Gol penyeimbang di menit ke 97 memastikan City pulang dengan satu poin yang terasa hambar.
Dari sudut pandang klasemen, hasil ini lebih menguntungkan Arsenal. Selisih lima poin memberi ruang napas bagi The Gunners, sementara City justru dibayangi tekanan untuk tampil sempurna di sisa musim. Dengan satu laga di tangan, peluang masih terbuka, tetapi margin kesalahan kini nyaris tidak ada.
Hasil ini menegaskan bahwa kekuatan ofensif City belum cukup tanpa kestabilan lini belakang dan konsentrasi penuh sepanjang laga. Jika pola inkonsistensi ini berlanjut, bukan tidak mungkin momentum juara akan sepenuhnya berpindah ke tangan Arsenal. @desi