VISI.NEWS – Putera daerah kelahiran Kabupaten Bandung di wilayah timur yang sekarang menjadi Anggota DPRD Kabupaten Bandung, H. M. Luthfi Hafiyyan, mempunyai keinginan untuk memberikan prioritas pelayanan terbaik bagi masyarakat. Karena dia merasa dipilih atas dasar kepercayaan, maka dia mempunyai kewajiban harus bisa menjaga amanah yang diberikan ini melalui pelayanan.
Sosok pria berpenampilan sederhana dan murah senyum itu, ketika ditemui wartawan, mengatakan, dia merasa dipilih karena masyarakat mempercayainya dan bisa memfasilitasinya untuk bisa mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Karena itu dia tak mau mensia-siakan kepercayaan masyarakat dan berusaha untuk berkerja juga melayani untuk kepentingan masyarakat.
Ketika disinggung masalah kondisi dan situasi daerah pemilihannya, dia menyebutkan, untuk wilayah Bandung Timur sebenarnya masih bisa dikatakan kondusif dari aspek kebersamaannya. “Sementara untuk masalah perekonomian, masih belum stabil di masa pandemi covid 19 ini,” katanya melalui telepon, Rabu (26/5/2021).
Lalu pelayanan apa yang diberikannya kepada masyarakat selama ini, dia menuturkan, selama ini dia berusaha menjadi fasilitator yang bekerja demi masa depan masyarakat sesuai dengan kapasitasnya. Berbeda dengan yang bersifat personal, dia akan terus berbuat demi kebaikan masyarakat.
Dia mengaku tidak bisa menjadi yang terbaik, tapi dia akan berusaha menjadi baik untuk masyarakat. Alasannya adalah masyarakat sekarang ini tidak butuh janji melainkan bukti nyata. Dan hal itu bisa menjadi suatu upaya untuk memupus transisi kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan.
Apakah memang Transisi Kepercayaan ada penyebabnya, Luthfi menjelaskan, sebenarnya dasar penyebab munculnya transisi kepercayaan itu bermula dari beberapa orang saja. Namun karena dalam satu lembaga sehingga diasumsikan semua prilakunya sama. Kenyataan itu tidak bisa dihadang karena memang merupakan dampak dari sebuah perbuatan. Karena nila setitik rusak susu sebelanga, mungkin itu istilah yang tepat.
Sebagai salah seorang anggota DPRD, apa harapannya kepada masyarakat, sebuah lembaga itu dibentuk karena ada masyarakatnya, dan masyarakat yang memilih apakah menurutnya baik atau tidak. Jadi semua bergantung pada kacamata masyarakat itu sendiri. Di sini penempatan masyarakat bukan sebagai pemutus tapi penerima kebijakan dari pemerintah. Eksistensinya, antara pemerintahan dan masyarakat harus terus terbina komunikasi yang harmonis secara signifikan.
“Karena Sinergisitas tersebut menjadi pokok dasar kebersamaan peningkatan rasa kesatuan yang kuat untuk saling bahu-membahu membangun daerah. Dengan demikian akan terealisasikan harmonisasi pembangunan yang berorientasi untuk dan demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Untuk pelayanan secara personal sebagai bentuk kepeduliannya, dia sudah menyediakan 2 mobil ambulance untuk mengantar masyarakat dari rumah sakit juga untuk menjemputnya nanti. Malahan dalam waktu dekat dia akan menyediakan pula sarana mobil untuk mengantar acara ke pernikahan. @qia.