Search
Close this search box.

Malam Kelam Lini Belakang Sassuolo, Idzes Jadi Sorotan usai Tumbang dari Juventus

Jay Idzes bereaksi usai Sassuolo kalah 0-3 dari Juventus di Stadion Mapei, Reggio Emilia, Rabu (7/1/2025) dini hari WIB./visi.news/ist.

Bagikan :

VISI.NEWS|BANDUNG -Kekalahan telak Sassuolo dari Juventus menjadi malam sulit bagi lini pertahanan tim tuan rumah, termasuk bagi kapten Timnas Indonesia Jay Idzes. Bermain di Stadion Mapei, Reggio Emilia, Rabu (7/1/2025) dini hari WIB, Sassuolo takluk 0-3 dari Juventus dalam laga Liga Italia yang menyoroti rapuhnya organisasi bertahan mereka.

Tekanan Juventus sudah terasa sejak awal pertandingan. Gol pembuka lahir pada menit ke-16 melalui gol bunuh diri Tarik Muharemovic saat berupaya memotong umpan silang Pierre Kalulu. Situasi tersebut menjadi awal runtuhnya konsentrasi lini belakang Sassuolo yang sepanjang laga terus berada dalam tekanan.

Masalah kembali muncul pada gol kedua Juventus di menit ke-62. Jonathan David memanfaatkan garis pertahanan tinggi Sassuolo dan ruang kosong di belakang bek. Meski dijaga Jay Idzes, David mampu mengalirkan bola kepada Fabio Miretti yang berlari ke kotak penalti dan menuntaskan peluang menjadi gol. “Kami kehilangan jarak antarlini dan itu dimanfaatkan Juventus dengan sangat baik,” tulis ulasan Football Italia usai laga.

Gol ketiga kembali berawal dari kesalahan antisipasi. Jonathan David mencuri bola dan menyelesaikan peluang dengan tenang, sekaligus menegaskan dominasinya di laga tersebut. Meski hanya bermain 75 menit, David dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan. “Satu gol dan satu assist menunjukkan betapa efektifnya dia di ruang antarbek lawan,” tulis Football Italia, yang memberinya rating 7,5, sementara Whoscored menilai penampilannya dengan angka 8,7.

Sebaliknya, Jay Idzes harus menerima penilaian pahit. Bek berusia 24 tahun itu diganti pada menit ke-90 oleh Cas Odenthal dan mendapat rating 5,5 dari Whoscored, terendah kedua di kubu Sassuolo. Football Italia bahkan memberi nilai 4,0 untuk Idzes, sama dengan Muharemovic, sebagai yang terendah di laga tersebut. “Pertahanan Sassuolo terlalu mudah ditembus dan gagal menjaga kedalaman,” tulis media tersebut dalam catatan penilaian pemain.

Baca Juga :  Riyono Caping: Bulog Fokus Amankan Harga Pangan Strategis Jelang Ramadhan

Kekalahan ini menjadi pengingat keras bagi Sassuolo bahwa soliditas pertahanan masih menjadi pekerjaan rumah besar, sekaligus menjadi ujian mental bagi Jay Idzes yang memegang peran sentral sebagai pemimpin di lini belakang.@fajar

Baca Berita Menarik Lainnya :