VISI.NEWS | BANDUNG – Pulau Jawa dan Sumatera, dua pulau terbesar di Indonesia, telah lama menjadi motor pertumbuhan ekonomi negara ini. Anggota Komisi XI DPR RI, Marwan Cik Asan, menyoroti bahwa meskipun telah dilakukan pembangunan besar-besaran di berbagai daerah, kedua pulau ini masih menjadi kontributor utama pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Marwan merujuk pada peta dan target pertumbuhan wilayah yang telah ditetapkan untuk periode 2025 hingga 2029. Dia merasa sedih karena meskipun banyak program telah diluncurkan selama 10 tahun terakhir untuk mendistribusikan kemajuan pembangunan, pertumbuhan ekonomi masih terpusat di Jawa dan Sumatera.
Proyeksi Bappenas yang dibacakan oleh Marwan menunjukkan bahwa hingga tahun 2029, Pulau Jawa dan Sumatera masih akan menjadi kontributor terbesar dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia. Diperkirakan bahwa kontribusi Pulau Jawa akan mencapai 54,5 persen, sementara Pulau Sumatera akan berkontribusi sekitar 22,3 persen.
Marwan juga menyinggung tentang pembangunan di Papua. Meskipun pemerintah telah membuat program untuk wilayah tersebut, kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi nasional masih belum mampu menggeser Jawa dan Sumatera. Oleh karena itu, Marwan meminta Bappenas untuk memberikan perhatian khusus terhadap hal ini, terutama saat menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2024-2029.
Menurut Marwan, meskipun program untuk Papua telah dibuat, kontribusi wilayah tersebut terhadap pertumbuhan ekonomi nasional masih belum mampu menggeser Jawa dan Sumatera. Dia berharap bahwa hal ini akan menjadi perhatian Bappenas, terutama dalam penyusunan RPJMN 2024-2029. Marwan, yang juga merupakan politisi dari Fraksi Partai Demokrat, berharap bahwa strategi khusus dapat dikembangkan untuk meningkatkan kontribusi wilayah lain terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
@rizalkoswara