Mayoritas Penumpang Elf Tertidur saat Kecelakaan Tol Cipali

Ilustrasi oleh TKP kecelakaan lalu lintas./antara/raisan al farisi.
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Barat Kombes Eddy Djunaedi menuturkan, pihaknya menurunkan tenaga ahli ke lokasi kecelakaan maut yang menewaskan delapan orang di Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) untuk mengungkap penyebabnya.
Saat kejadian diduga mayoritas penumpang dalam keadaan terlelap.

“Masih dalam tahap penyelidikan. Selain itu, kita juga menurunkan tenaga ahli biar akurat hasil olah TKP-nya,” ucap Eddy seperti dilansir CNN Indonesia ari Antara.

Sebelumnya, kecelakaan yang melibatkan kendaraan Elf dan Toyota Rush terjadi di jalur Tol Cipali kilometer 184.300 di ruas Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pada Senin (10/8) pukul 03.30 WIB. Mobil Elf diketahui keluar jalur di KM 184 dan masuk ke arah sebaliknya.

Akibat kecelakaan tersebut, sebanyak 23 orang menjadi korban. Sebanyak delapan di antaranya meninggal dunia. Korban meninggal dunia berada di Rumah Sakit Arjowinangun Cirebon, dan 15 korban luka berat di RS Mitra Plumbon Cirebon.

Menurut Eddy, Elf yang keluar jalur tersebut langsung berhadapan dengan Toyota Rush. Akibatnya, kecelakaan tidak terhindarkan.

“Kecelakaan terjadi karena out of control. Jadi kendaraan Elf melintas nyeberang ke jalur Bandung yang arah Jawa Tengah ke barat,” ujar dia.

“Jadi korban meninggal dunia ada delapan, luka berat satu, dan luka ringan 14. Sopirnya elf meninggal sedangkan dari Rush sehat,” lanjut Eddy.

Terpisah, Direktur Penegakan Hukum Korlantas Polri Brigjen Pol Kushariyanto mengatakan mayoritas penumpang Elf tidak mengetahui jelas soal kecelakaan itu karena mayoritas tertidur saat itu.

“Ada beberapa penumpang yang sadar dan kita tanya (saat kejadian) rata-rata semua sedang pada tidur,” kata dia.

“Begitu kejadian crash (tabrakan) mereka para penumpang sadar dan terbangun,” imbuhnya.

Dugaan sementara, kata Kushariyanto, sopir Elf tersebut mengantuk sehingga membanting setir, membuat mobilnya oleng, dan menyeberang ke jalur berlawanan.

Elf tersebut, katanya, mengangkut 16 penumpang yang berangkat dari Bekasi dengan pola penjemputan ke lokasi tiap penumpang, sejak Minggu (9/8) sore.

“Dugaan sopir ini mengantuk saat berada di lokasi kejadian,” tuturnya. @fen

Fendy Sy Citrawarga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Tak Bermasker, 5 PNS dan 3 Pegawai Magang di Balai Kota Tasikmalaya Disanksi Menyapu Halaman Kantor

Sen Agu 10 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.NEWS – Tak memakai masker sat masuk kantor, lima orang pegawai negeri sipil (PNS) dan 3 orang pegawai magang di lingkungan Kantor Wali Kota Tasikmalaya dikenai sanksi yang diberikan oleh Tim Gabungan Gugus Tugas Covid-19 yang terdiri atas TNI, Polri, dan Satpol PP, Senin (10/8) siang. Saat tim […]