Search
Close this search box.

Membeli Produk Lokal Bisa Membantu Pemulihan Ekonomi Masyarakat

Anggota Komisi B DPRD Kab. Bandung dari Fraksi PDI Perjuangan, M. Luthfi Hafiyyan./visi.news/ki agus.

Bagikan :

VISI.NEWS – Dengan mengedepankan membeli produk lokal atau eceran, anggota Komisi B DPRD Kab. Bandung dari Fraksi PDI Perjuangan, M. Luthfi Hafiyyan, optimis pemulihan perekonomian masyarakat di masa pandemi covid 19 ini bisa terbantu malahan bisa terdongkrak kalau semua masyarakat melakukannya.

Untuk dia mengajak kepada semua elemen masyarakat khususnya di wilayah Kabupaten Bandung agar bisa mencintai dan menyukai produk lokal. Alasannya hanya beda brand saja, tapi bahan dan pembuatannya hasil daerah sendiri.

“Membeli produk dalam negeri berarti membantu pemulihan perekonomian masyarakat kecil secara signifikan,” katanya di ruang Fraksi, Selasa (9/3/2021).

Sebenarnya di era digital ini, lanjut dia, masyarakat tidak akan kesulitan untuk memenuhi kebutuhannya. Namun yang diprioritaskan dia, agar melakukan pembelanjaan lokal. Termasuk beras dan lauk pauknya atau jajanan lainnya.

Sementara untuk modal usaha, dia mengemukakan, sudah difasilitasi pemerintah melalui bantuan UMKM dengan besaran Rp2,4 juta. Meski dia mengakui tidak semua masyarakat memperoleh bantuan tersebut. Tapi itu sudah merupakan upaya pemerintah dalam menanggupangi permasalahan ekonomi masyarakat.

“Tetap saja keterbatasan pengetahuan dan wawasan masyarakat terhadap internet cukup mempengaruhi dapat atau tidaknya menerima bantuan itu,” ujar dia.

Luthfi mengharapkan di tahun 2021 ini bisa menjadi akhir dari pandemi covid 19, sehingga masyarakat bisa leluasa bekerja dan memenuhi kebutuhan keluarganya.

Dan dia memberikan saran kepada masyarakat untuk terus mencari informasi, mengenai bantuan penanggulangan kemiskinan dalam berbagai program yang diturunkan pemerintah.

Bisa saja, diungkapkannya, masyarakat yang sudah mengajukan diri tidak lolos verifikasi dengan alasan~alasan yang sebelumnya sudah diberitahukan melalui permohonan pendaftaran.

“Apalagi mengingat jumlah masayarakat di Kabupaten Bandung ada sekitaran 3,7 juta jiwa, pastinya akan ada keterbatasan anggaran yang disalurkan. Untuk itu terus berusaha jangan patah semangat untuk terus mendaftarkan diri,” pungkas dia. @qia.

Baca Berita Menarik Lainnya :