VISI.NEWS | BANDUNG – Bitcoin (BTC) kembali pulih setelah mengalami penurunan tajam akibat pemberitaan tarif AS yang mempengaruhi pasar global. Harga BTC sempat menyentuh level terendah di $103,156, namun volume perdagangan yang kuat di kisaran $103,000 hingga $104,000 membantu menstabilkan pasar dan mendorong harga naik kembali. Pada saat berita ini diterbitkan, BTC diperdagangkan di kisaran $104,668, mencatatkan kenaikan 0,57% dalam 24 jam terakhir.
Pada bulan Mei 2025, dilansir dari coindesk.com Bitcoin mengalami lonjakan 8,2%, mencapai harga tertinggi bulanan di $111,616 sebelum akhirnya kembali turun ke kisaran $104,420. Meskipun mengalami penurunan harga tersebut, sentimen pasar tetap optimis, dengan banyak trader dan investor yang melihat penurunan ini sebagai kesempatan untuk membeli dengan harga lebih rendah.
Kekacauan Tarif AS Mengguncang Pasar, Mengarah ke Likuidasi Besar-Besaran
Terlepas dari penurunan harga tersebut, minat institusional terhadap Bitcoin tetap kuat. Perusahaan besar seperti Strategy (sebelumnya dikenal sebagai MicroStrategy) dan GameStop diketahui menambah Bitcoin ke kas perusahaan mereka. Namun, situasi ekonomi global yang penuh ketidakpastian, terutama yang berkaitan dengan kebijakan perdagangan dan ketegangan ekonomi, tetap menjadi faktor utama yang mempengaruhi pasar kripto secara keseluruhan.
Pada hari Kamis, Bitcoin ETFs berbasis AS mencatatkan arus keluar bersih sebesar $358,6 juta, yang mengakhiri rekor 10 hari berturut-turut dengan arus masuk yang mencapai $4,26 miliar. Hal ini menunjukkan adanya ketidakpastian di pasar kripto, meskipun Bitcoin tetap menunjukkan daya tarik bagi investor jangka panjang.
Analisis Teknikal Menggambarkan Pola Pemulihan yang Kuat
Berdasarkan analisis teknikal, ada pola bottoming yang jelas di periode 24 jam terakhir, dengan level volume yang kuat terlihat di zona harga $103,200 hingga $103,400. Pembeli mulai masuk secara konsisten pada level ini, memberikan dukungan yang solid bagi pemulihan harga. Setelah menembus level resistansi di $104,000, Bitcoin melanjutkan kenaikan dengan volume yang semakin meningkat, yang mengonfirmasi keyakinan pembeli.
Pola teknikal ini mengindikasikan bahwa fase koreksi sudah selesai, dan Bitcoin kini mulai membangun basis dukungan baru, yang bisa mendukung kelanjutan tren naik jangka panjang. Beberapa analis percaya bahwa harga Bitcoin bisa mencapai level yang lebih tinggi lagi jika pasar tetap stabil dan didorong oleh minat institusional.
Konsolidasi dan Pemulihan Jangka Pendek
Dalam jam terakhir perdagangan, Bitcoin menunjukkan pola pemulihan yang signifikan, naik dari $104,146 menjadi $104,303. Pergerakan harga yang kuat ini didukung oleh volume perdagangan yang tinggi, dengan 429 BTC diperdagangkan dalam waktu singkat. Harga Bitcoin juga membentuk kisaran konsolidasi yang jelas antara $104,077 hingga $104,263, yang diikuti dengan breakout ke atas.
Dukungan utama terlihat pada kisaran harga $104,080 hingga $104,090, yang menunjukkan bahwa ada minat beli yang signifikan di zona harga ini. Meskipun ada kekhawatiran terkait ketidakpastian ekonomi global, pergerakan ini memberikan harapan bagi para trader bahwa pasar akan kembali stabil.
Sentimen Pasar: Pemulihan Setelah Ketegangan Ekonomi Global
Di pasar global, ketegangan ekonomi dan ketidakpastian kebijakan perdagangan AS terus menjadi faktor yang memengaruhi harga Bitcoin dan aset kripto lainnya. Meskipun demikian, Bitcoin menunjukkan kemampuannya untuk pulih dengan cepat setelah penurunan tajam, yang menandakan kekuatan fundamental dari aset ini.
Meskipun banyak negara besar tengah berfokus pada kebijakan moneter dan fiskal mereka, Bitcoin sebagai aset digital independen tampaknya semakin menarik perhatian dari investor yang mencari alternatif dari sistem keuangan tradisional. Ini terutama berlaku bagi institusi besar yang ingin mengurangi risiko terkait mata uang fiat.
Kondisi Makroekonomi Mempengaruhi Kinerja Kripto
Perkembangan terkini dalam kebijakan ekonomi global menunjukkan adanya risiko yang lebih besar di pasar kripto. Para analis memperingatkan bahwa jika ketegangan perdagangan berlanjut atau meningkat, hal itu dapat mempengaruhi harga Bitcoin dan cryptocurrency lainnya. Namun, dengan semakin banyaknya perusahaan yang mulai melihat Bitcoin sebagai bagian dari portofolio mereka, ada peluang untuk pertumbuhan lebih lanjut.
Meskipun ada potensi koreksi jangka pendek, investor institusional tetap menunjukkan minat yang besar terhadap Bitcoin, yang dapat mendukung harga dalam jangka panjang. Hal ini menjadikan Bitcoin sebagai aset yang semakin stabil, meskipun pasar kripto tetap volatil.
Tantangan dan Peluang di Pasar Kripto
Ke depan, pasar kripto dihadapkan pada tantangan besar, termasuk ketidakpastian regulasi dan ketegangan geopolitik. Namun, potensi keuntungan yang besar tetap menjadi daya tarik utama bagi para investor. Bitcoin, dengan peranannya yang semakin penting dalam ekonomi digital global, akan terus menjadi fokus utama bagi mereka yang mencari diversifikasi portofolio.
Dengan harga yang kembali menguat setelah koreksi, Bitcoin menunjukkan bahwa meskipun pasar kripto terkadang penuh dengan volatilitas, potensi untuk pemulihan dan pertumbuhan jangka panjang tetap terbuka lebar.
@uli