VISI.NEWS | SUMEDANG – Wisata alam selalu identik dengan suasana yang menyuguhkan keasrian, kesejukan, dan keindahan. Suasana seperti ini sangat jarang ditemukan di perkotaan.
Seperti halnya di Kabupaten Sumedang, terdapat sebuah kolam mata air yang sangat jernih yang menjadi hulu bagi Sungai Cikandung. Terletak di Dusun Sukasari, Desa Nyalindung, Kecamatan Cimalaka, mata air ini dinamakan Mata Air Cikandung. Mata air ini berasal dari balik bebatuan besar dengan perbukitan yang ditumbuhi pohon-pohon besar di atasnya.
Pohon-pohon besar tersebut menjaga dan merawat Mata Air Cikandung dalam memproduksi air dari dulu hingga sekarang. Air yang keluar dari bebatuan membentuk sebuah kolam dengan lahan persawahan di kiri dan kanannya, yang sekarang dibatasi oleh tembok.
Awalnya, mata air ini dimanfaatkan oleh warga untuk kebutuhan air bersih sehari-hari dan mengairi sawah di hilirnya. Namun, seiring dengan semakin tersebarnya informasi tentang mata air ini, banyak wisatawan yang mulai berkunjung ke lokasi ini.
Kini, Mata Air Cikandung menjadi salah satu destinasi wisata yang sering dikunjungi baik oleh warga setempat maupun wisatawan dari luar daerah. Wisatawan bisa berenang atau bermain air sepuasnya di kolam ini.
Tempat wisata ini juga menyediakan penyewaan ban bekas untuk berenang dan perahu kecil untuk anak-anak. Selepas berenang atau bermain air, wisatawan bisa menikmati jajanan dari warung-warung yang ada di sekitar lokasi.
Saat ini, Mata Air Cikandung dikelola oleh warga Nyalindung yang tergabung dalam Kelompok Sangiang Tirta Buana. Mereka bertanggung jawab menjaga kebersihan dan kenyamanan tempat wisata ini.
Harga tiket masuk ke Mata Air Cikandung sangat terjangkau, yaitu Rp. 2.000 per orang. Biaya parkir juga sangat murah, dengan tarif Rp. 2.000 untuk motor dan Rp. 5.000 untuk mobil.
Akses ke lokasi ini pun sangat mudah dijangkau oleh kendaraan pribadi maupun angkutan umum. Jika menggunakan kendaraan pribadi, dari Jalan Prabu Geusa Ulun Sumedang, arahkan kendaraan ke Bundaran Alamsari, lalu ambil jalan menuju Jalan Raya Cimalaka, sekitar 7 kilometer dari lokasi wisata.
Dari Jalan Raya Cimalaka, Anda tinggal membuka Google Maps karena Mata Air Cikandung sudah terpampang di sana dengan akses jalan yang mudah ditempuh. Jangan lupa untuk menjaga kebersihan dan keasrian tempat ini saat berkunjung, agar keindahan Mata Air Cikandung tetap terjaga untuk dinikmati oleh generasi selanjutnya.
Tempat wisata ini buka setiap hari dari pukul 07.00 WIB hingga 17.00 WIB, memberikan cukup waktu bagi pengunjung untuk menikmati berbagai aktivitas di sana. @berlin