MKD Belum Bisa Berhentikan Sementara Azis Syamsuddin

Editor KPK Tahan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin Terkait Kasus Suap. ©2020 Liputan6.com
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Ketua Mahkamah Kehormatan (MKD) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Habib Aboe Bakar Al Habsy menjelaskan Azis Syamsuddin tidak bisa diberhentikan sementara. Sebab status Azis masih tersangka dan belum menjadi.

Untuk diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan politikus Partai Golkar, Azis Syamsuddin, sebagai tersangka. Azis ditetapkan sebagai tersangka pemberian hibah atau janji dalam penanganan perkara yang sedang ditangani KPK di Kabupaten Lampung Tengah.

Aboe Bakar Merujuk Pasal 87 Ayat 5 UU MD3. Pemberhentian sementara pimpinan DPR dapat dilakukan jika yang bersangkutan sudah menjadi agenda.

“MKD akan bertindak sesuai dengan aturan yang berlaku. Status Azis Syamsuddin saat ini masih tersangka, belum dilakukan, jadi belum bisa dilakukan pemberhentian sementara,” katanya dalam keterangan pers, Minggu (26/9/2021).

Walaupun ada ketentuan pasal 87 Ayat 1 huruf B UU MD3, pimpinan DPR dapat diberhentikan dengan sementara apabila yang bersangkutan dinyatakan begitu diri.

Azis Syamsudin dikabarkan sudah menetapkan diri dari jabatannya sebagai Wakil Ketua DPR penetapannya sebagai tersangka. Hal itu disampaikan pengurus pusat Partai Golkar. Namun, pengajuan pengunduran diri Azis belum sampai ke DPR.

“Sampai saat ini MKD belum menerima berkas tersebut. Sehingga kita belum bisa mengambil langkah hukum,” bebernya.

Dia menjelaskan jika Azis sudah menyatakan pengunduran diri ke Partai Golkar. Selanjutnya dapat dicapai ketentuan Pasal 87 Ayat 2 huruf d UU MD3 dimana pemberhentian dapat diusulkan oleh partai politik yang bersangkutan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Nantinya kata dia pembekuan secara tetap akan mengikuti ketentuan pasal 87 Ayat 2 Huruf c UU MD3.

UU juga mengatur keputusan tetap pimpinan DPR jika dinyatakan bersalah. berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

Baca Juga :  Bawaslu Kota Solo Copot APK yang Langgar Ketentuan di 5 Kecamatan

“Karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 5 (tahun),” ucapnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Azis Syamsudin jabatannya. Langkah ini diambil setelah Azis ditetapkan sebagai tersangka korupsi korupsi (KPK). Partai Golkar pun mencari mencari untuk mengisi jabatan tersebut.

“Partai Golkar dengan ini meyakinkan bahwa saudara Azis Syamsuddin telah menyampaikan surat pengunduran dirinya sebagai Wakil Ketua DPR RI periode 2019-2024 kepada DPP Partai Golkar Cq Ketua Umum DPP Partai Golkar, sehingga terkait dengan penggantinya, Partai Golkar akan memproses dalam waktu dekat,” tutur Ketua DPP Partai Golkar Adies Kadir dalam konferensi pers di Gedung DPR, Jakarta , Sabtu (25/9/2021).

Adies menyatakan, Partai Golkar menghormati semua proses hukum yang dijalankan oleh KPK dan menjunjung tinggi nilai keadilan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Partai Golkar selalu menjunjung tinggias Praduga Tak Bersalah (Praduga tak bersalah), di mana setiap orang yang disangka, ditangkap, ditahan, dihadapkan, atau disajikan di depan pengadilan wajib dianggap tidak bersalah sebelum ada putusan pengadilan yang menyatakan kesalahannya dan memperoleh kekuatan hukum tetap,” jelas dia.

Kepada Azis Syamsudin, Adies melanjutkan, rencananya dapat memberikan bantuan hukum melalui Badan Advokasi Hukum dan HAM Partai Golkar. Pasti apabila ada permintaan tersebut.

“Jika kader Partai Golkar yang bersangkutan ternyata telah menunjuk penasehat hukum lain dalam menghadapi permasalahan hukumnya, maka Partai Golkar akan tetap mengamati dan mengawal perkembangan kasus hukum yang dihadapi oleh kadernya,” ucap Adies. @mdk/mpa

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Batik Kota Bandung Terus Menggeliat

Ming Sep 26 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Meski bukan sentra batik seperti Cirebon atau Pekalongan, kreativitas batik Kota Bandung tak kalah dengan daerah lain. Bahkan kaum difabel di Kota Bandung juga telah memproduksi batik dan diapresiasi oleh kementerian. “Saya melihat Kota Bandung ini luar biasa punya ini, tentu saja kita terus kembangkan bahwa di […]