Search
Close this search box.

Modus Baru di Gmail: Email Terverifikasi Tapi Menjebak

Ilustrasi gmail./visi.news/themirror

Bagikan :

VISI.NEWS | BANDUNG – Pengguna Gmail harus makin waspada. Penjahat siber kini punya cara baru buat ngelabui korban lewat email yang kelihatannya 100% asli. Bahkan alamat pengirimnya seperti ‘no-reply@google.com’ dan lolos semua sistem keamanan Google.

Serangan ini disebut DKIM Replay Phishing, di mana pelaku memanfaatkan celah di sistem autentikasi email Google. Mereka mengirim email seolah-olah dari Google, lengkap dengan peringatan keamanan yang terlihat sah. Padahal, itu hanya umpan buat mencuri akun.

Salah satu yang jadi target adalah pengembang utama Ethereum Name Service (ENS). Ia menerima email ancaman hukum dari Google, tapi setelah dicek, tautannya mengarah ke situs palsu yang dibangun pakai Google Sites. Jadi meski masih ‘di dalam’ layanan Google, alamatnya bukan dari domain resmi seperti accounts.google.com.

Teknik ini juga pernah dipakai buat jebakan di PayPal. Jadi, jangan asal percaya tampilan! Penipu bisa menyisipkan tautan berbahaya di balik notifikasi yang tampak sah.

Tips Aman:

  • Selalu periksa URL sebelum klik.
  • Jangan pernah masukkan data login dari tautan mencurigakan.
  • Aktifkan verifikasi dua langkah (2FA).
  • Waspadai email yang menyuruh login ulang, apalagi disertai ancaman.

@ffr

Baca Berita Menarik Lainnya :