Search
Close this search box.

Mulai 2026, Pemprov Jabar Bangun Sekolah Maung dengan Enam Jurusan Strategis

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan rencana pembangunan Sekolah Maung (Manusia Unggul) melalui kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, di Bandung, Jawa Barat, awal 2026./visi.news/ilustrasisekolah.

Bagikan :

VISI.NEWS | BANDUNG — Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan langkah besar dalam reformasi pendidikan vokasi melalui rencana pembangunan Sekolah Maung (Manusia Unggul) yang akan dimulai pada 2026. Program ini diproyeksikan menjadi fondasi penyiapan sumber daya manusia Jawa Barat yang adaptif, kompetitif, dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan Sekolah Maung tidak hanya sekadar institusi pendidikan baru, tetapi dirancang sebagai model sekolah masa depan yang mengintegrasikan kompetensi, karakter, dan lingkungan pendukung.

“Tahun ini kita bikin Sekolah Maung, ya. Sekolah Maung, Manusia Unggul,” ujar Dedi Mulyadi dalam tayangan di YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel.

Berbeda dengan sekolah konvensional, Sekolah Maung akan fokus pada bidang-bidang strategis yang dinilai memiliki prospek jangka panjang. Sedikitnya enam jurusan disiapkan untuk menjawab kebutuhan dunia kerja dan pembangunan daerah.

“Dengan enam jurusan. Satu, jurusan teknologi informasi. Dua, jurusan otomotif. Yang ketiga jurusan pertanian. Yang keempat jurusan olahraga. Yang kelima jurusan elektro. Yang keenam, jurusan kelautan,” kata Dedi.

Menurut Dedi, pembangunan fisik Sekolah Maung ditargetkan mulai pada 2026, sementara kegiatan belajar mengajar direncanakan berjalan pada 2027. Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menyiapkan anggaran awal, sembari membuka peluang dukungan dari pemerintah pusat.

“Ya, siapa tahu ada rezeki. Tiba-tiba ‘Pak Gubernur sini ini Rp1,5 triliun bayar karena jalannya bagus, sekolahnya bagus’,” ucapnya.

Tak hanya fokus pada ruang kelas dan jurusan, Pemprov Jabar juga menaruh perhatian besar pada lingkungan sekolah. Infrastruktur penunjang seperti trotoar, taman, halte, dan penerangan jalan akan dibangun di ruas jalan provinsi yang berada di sekitar kawasan pendidikan.

“Jalan-jalan provinsi yang menuju arah tiap daerah dan di depannya ada sekolah, bangun trotoar yang bagus. Trotoarnya kasih kursi, kasih lampu, kasih halte. Bikin desain halte yang bagus,” tutur Dedi.

Baca Juga :  Harga Emas Galeri24 dan UBS Hari Ini, Minggu 8 Februari 2026

Melalui Sekolah Maung, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap mampu menghadirkan sistem pendidikan yang tidak hanya mencetak lulusan terampil, tetapi juga membangun ekosistem belajar yang aman, nyaman, dan berorientasi masa depan. @kanaya

Baca Berita Menarik Lainnya :