Search
Close this search box.

Mungkinkah Bitcoin Jadi Alat Pembayaran di Indonesia?

Ilustrasi./visi.news/qoala app.

Bagikan :

VISI.NEWS | BANDUNG – Wacana mengenai kemungkinan Bitcoin menjadi alat pembayaran di Indonesia masih terus bergulir di ruang maya. Kemampuannya yang ‘kebal’ terhadap inflasi dipandang dapat menjadi salah satu alternatif dalam melindungi nilai kekayaan individu maupun perusahaan. Namun apakah hal tersebut cukup untuk menjadikan aset kripto nomor wahid itu sebagai alat pembayaran utama di negeri ini?

Dikutip dari laman beincrypto, Selasa (22/7/2025), dalam Podcast Kribo (Ngobrol Bareng BeInCrypto) episode kedua dengan tajuk ‘Mungkinkah Bitcoin jadi Alat Pembayaran’, bersama Co-Founder Bitcoin Indonesia Dimas Surya Alfaruq. Tim BeInCrypto membedah lebih dalam hal apa saja yang membuat kondisi itu sulit tercipta, untuk saat ini.

Dimas mengatakan, Bitcoin merupakan aset penyelamat nilai alias safe haven. Serta simbol dari kedaulatan finansial. Melalui Bitcoin, setiap pemegangnya memiliki instrumen yang tidak terkontrol oleh pihak manapun.

Kondisi itu membuatnya berbeda dengan mata uang fiat. di mana setiap uang yang beredar ada di bawah kontrol bank sentral. Meski demikian, Dimas secara tegas mengatakan bahwa keberadaan Rupiah sebagai satu-satunya alat tukar di Indonesia tidak akan pernah tergantikan.

Lantaran hal itu juga sudah termaktub dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang yang menetapkan bahwa Rupiah merupakan mata uang resmi yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Baca Berita Menarik Lainnya :