VISI.NEWS | BANDUNG – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi PDI Perjuangan, Nia Purnakania, mengajak generasi muda untuk menjadi motor penggerak kewirausahaan di daerah. Ajakan tersebut disampaikannya dalam kegiatan sosialisasi di wilayah Solokanjeruk.
Dalam paparannya, Nia menegaskan bahwa anak muda memiliki peran vital dalam memperkuat ekonomi lokal. Ia menilai, potensi besar yang dimiliki generasi muda harus diarahkan menjadi kekuatan produktif melalui kewirausahaan.
Menurutnya, kehadiran Peraturan Daerah Jawa Barat Nomor 6 Tahun 2019 tentang Kewirausahaan Daerah merupakan bukti komitmen pemerintah dalam menciptakan ekosistem usaha yang inklusif, berkelanjutan, serta ramah bagi generasi muda.
“Kita tidak bisa hanya bergantung pada lapangan kerja formal. Generasi muda harus berani menciptakan peluang, membuka usaha sendiri, dan menjadi pelaku ekonomi yang mandiri,” tegasnya.
Nia juga menekankan pentingnya pendidikan, pelatihan, dan pendampingan bagi calon wirausahawan sejak dini. Ia menyebut, perda tersebut telah mengamanatkan berbagai dukungan konkret bagi pelaku usaha pemula.
Program yang dimaksud mencakup pelatihan kewirausahaan, pembinaan usaha, hingga kemudahan akses permodalan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, khususnya generasi muda.
“Melalui Perda ini, Pemprov Jabar mendorong sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan lembaga pendidikan untuk melahirkan wirausahawan yang tangguh dan inovatif,” jelasnya.
Selain pemaparan materi, kegiatan tersebut juga diwarnai dialog interaktif antara Nia dengan peserta. Para pemuda dan pelaku UMKM tampak antusias menyampaikan berbagai aspirasi dan tantangan yang mereka hadapi.
Sejumlah isu yang mencuat di antaranya terkait keterbatasan akses permodalan, kebutuhan pendampingan bisnis, hingga pemasaran produk agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Menanggapi hal tersebut, Nia menyatakan komitmennya untuk terus memperjuangkan kebijakan yang berpihak pada pengusaha pemula, sekaligus mendorong pemerintah daerah agar lebih aktif mengimplementasikan perda melalui program nyata.
“Kalau anak muda diberi ruang dan difasilitasi dengan baik, saya yakin akan banyak lahir wirausahawan lokal yang sukses dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah,” tutupnya.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan generasi muda di Solokanjeruk dan sekitarnya semakin termotivasi untuk terjun ke dunia usaha dan menjadi bagian penting dalam pembangunan ekonomi daerah yang mandiri dan berkelanjutan.
@uli