VISI.NEWS | SAN FRANCISCO – OpenAI, perusahaan di balik ChatGPT, resmi mengakuisisi LoveFrom, startup desain teknologi milik mantan desainer legendaris Apple, Jony Ive. Akuisisi ini mempertegas langkah besar OpenAI dalam masuk ke ranah perangkat keras berbasis kecerdasan buatan (AI).
Jony Ive, yang selama dua dekade dikenal sebagai arsitek desain iPhone dan Mac, kini akan berkolaborasi dengan CEO OpenAI, Sam Altman, untuk menciptakan perangkat baru yang diklaim dapat menggantikan fungsi smartphone. Perangkat ini disebut sebagai ‘screenless AI device‘, alias gawai tanpa layar yang sepenuhnya didukung oleh teknologi AI generatif.
Meskipun nilai transaksi tidak diumumkan secara resmi, laporan dari Reuters menyebutkan bahwa akuisisi ini bisa mencapai nilai hingga US$64 miliar. Ini menjadikannya salah satu langkah strategis terbesar di dunia teknologi AI tahun ini.
Dalam pernyataan resmi, Altman dan Ive menyampaikan antusiasme mereka atas kolaborasi ini. Mereka menyebut akan menciptakan produk AI yang ‘alami, manusiawi, dan benar-benar baru’ dalam bentuk interaksi digital.
Langkah ini muncul di tengah meningkatnya tren integrasi perangkat keras dan perangkat lunak berbasis AI. OpenAI, yang selama ini dikenal lewat ChatGPT dan DALL·E, kini secara terbuka menantang pasar hardware global yang sebelumnya didominasi oleh Apple, Google, dan Samsung.
Dengan akuisisi ini, OpenAI menunjukkan bahwa masa depan AI tidak hanya terletak di balik layar perangkat lunak, tetapi juga dalam bentuk perangkat fisik yang mampu meredefinisi hubungan manusia dengan teknologi.
Pengamat teknologi memandang langkah ini sebagai penanda dimulainya era baru perangkat AI personal, di mana AI bukan hanya fitur tambahan, melainkan inti dari pengalaman pengguna sehari-hari. @ffr