Search
Close this search box.

Ormas Manggala Garuda Putih Mencium Adanya Dugaan Indikasi Gratifikasi dalam Proyek Pembangunan Supermarket di Soreang

Bagikan :

VISI.NEWS | SOREANG – Ormas Manggala Garuda Putih (MGP) DPD Kabupaten Bandung akan menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD, Kantor DPUTR dan Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung.

Aksi unjuk rasa ini berkaitan dengan syarat perizinan proyek pembangunan Gedung salah satu supermarket yang berada di samping RS Otto Iskandar Dinata (Otista) Soreang, Kabupaten Bandung Jawa Barat.

Ketua Ormas MGP DPD Kab. Bandung, Robby Anbia Sumantri mengatakan bahwa dalam aksi unjuk rasa (Unras) pada Senin (29/7/2024), pihaknya akan menurunkan ratusan anggotanya dan juga akan mengimplementasikan melalui pertunjukan aksi Pagelaran Seni Budaya Sunda dan Hanoman.

“Kita sudah mengkonfirmasi jauh hari sebelumnya kepada instansi terkait, dan pihak pelaksana untuk bisa menunjukan berbagai syarat yang sudah di kantongi dalam kegiatan pembangunan itu, namun hingga kini belum ada data (bukti), yang diperlihatkan kepada kami, saat ditanya izin lokasi mereka jawab masih proses, ditanya Amdal juga bilangnya masih berproses, jadi kalau gitu kenapa tidak dihentikan dulu kegiatan pembangunannya, dan malah dilanjutkan,” ungkap Robby, saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya.

Alih-alih bakal menunjukan persyaratan perizinan tersebut, Lanjut Robby, Pembangunan malah masih dilaksanakan. Untuk itu, pihaknya menilai bahwa ada indikasi gratifikasi yang dilakukan pejabat dilingkungan Pemkab Bandung dengan pihak pelaksana proyek tersebut.

“Ya jelas salah, pembangunan masih dilakukan sedangkan administrasinya tidak ada tidak tertib. Kalau sampai besok juga tidak bisa menunjukan sama sekali, kami meminta pihak Satpol PP sebagai penegak perda agar menyegel kegiatan pembangunan tersebut,” tuturnya.

“Tentu kami harapkan besok bisa di gubris, ya kalau tidak ada, kami akan melakukan aksi unras besar-besaran selanjutnya,” pungkasnya.

@gvr

Baca Berita Menarik Lainnya :