VISI.NEWS | JAKARTA — Partai Gema Bangsa resmi dideklarasikan sebagai partai politik baru di Indonesia dalam acara megah yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Sabtu (17/1/2026). Meskipun baru dideklarasikan secara publik, partai ini sejatinya telah berbadan hukum sejak Maret 2025, ditetapkan melalui Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM Nomor M.HH-3AH.11.02 Tahun 2025.
Deklarasi dihadiri ribuan pengurus dari seluruh provinsi, ribuan kader, serta perwakilan elemen masyarakat. Partai Gema Bangsa memperkenalkan diri sebagai kekuatan politik modern yang terbuka, siap memperjuangkan aspirasi rakyat dan mendukung calon pemimpin yang berpihak pada perubahan. ([Antara News][2])
Visi Partai dan Pernyataan Deklarasi
Dalam pembacaan deklarasi yang disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Muhammad Sopiyan, Gema Bangsa menegaskan hadir sebagai partai yang menolak praktik politik transaksional dan oligarkis. Partai ini berkomitmen pada desentralisasi politik, pemberdayaan daerah, dan menjadi rumah politik bagi generasi muda.
Partai ini juga secara terbuka menyatakan dukungan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk maju kembali dalam Pemilihan Presiden 2029, dengan keyakinan partai akan memainkan peran penting dalam kontestasi politik nasional mendatang.
Profil Susunan Pengurus Partai Gema Bangsa
Partai Gema Bangsa menyebut pengurusnya bukan sekadar struktur organisasi, melainkan sahabat perjuangan yang akan membawa partai ini menjadi kekuatan politik baru di Indonesia. Berdasarkan profil resmi dari situs partai, berikut beberapa tokoh utama di jajaran pengurus: ([Lahir dari Rakyat, Untuk Rakyat][4])
Dewan Pimpinan Pusat (DPP)
Ahmad Rofiq – Ketua Umum
Sosok yang dikenal luas di kancah politik nasional. Rofiq berkecimpung dalam politik sejak 2006, termasuk ikut mendirikan Partai Matahari Bangsa dan menjabat Sekretaris Jenderal. Ia menjadi salah satu deklarator Ormas Nasional Demokrat yang akhirnya bertransformasi menjadi Partai NasDem, kemudian menjabat Sekjen Partai NasDem periode 2011–2013. Pada 2013 ia mendirikan Ormas Perindo bersama Hary Tanoesoedibjo, yang menjadi cikal bakal Partai Persatuan Indonesia (Perindo), di mana Rofiq menjabat Sekjen hingga 2024. Ia juga tercatat sebagai Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional Joko Widodo–Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019. ([Tempo][5])
Dr. Muhammad Sopiyan, MA – Sekretaris Jenderal
Tokoh penting dalam konsolidasi struktural partai, bertanggung jawab mengkoordinasi organisasi pusat hingga daerah dalam rangka menghadapi Pemilu 2029.
Pengurus Kunci Lainnya
Selain ketua umum dan sekjen, profil pengurus yang ditampilkan di situs resmi partai mencakup sejumlah tokoh lain yang menjadi ujung tombak perjuangan:
Ade Wardhana Adinata – Figur yang digambarkan memadukan semangat desentralisasi politik dengan pengalaman luas di sektor profesional dan organisasi kemasyarakatan.
Babeh Doni – Dikenal sebagai dokter reformis dengan pengalaman luas di berbagai aktivitas politik dan sosial.
Andogo Wiradi (Mayjen TNI purn.) – Membawa pengalaman kepemimpinan militer dan kebijaksanaan strategis ke dalam struktur partai.
Heri Budianto – Wakil Ketua Umum II
Sosok ini dipercayakan untuk menjaga integritas dan merangkai gagasan strategis partai.
Profil lengkap pengurus lainnya, termasuk wakil ketua umum, wakil sekretaris jenderal, bendahara serta struktur pengurus di tingkat wilayah dan daerah, dapat diakses melalui portal resmi Partai Gema Bangsa.
Partai Siap Bergerak Menuju Pemilu 2029
Partai Gema Bangsa menyatakan kesiapan strukturalnya untuk Pemilu 2029 dengan kekuatan organisasi yang tersebar di 38 provinsi serta komitmen memperjuangkan aspirasi masyarakat luas. Dengan deklarasi ini, Gema Bangsa menegaskan dirinya sebagai aktor baru yang layak diperhitungkan dalam percaturan politik nasional.
@uli