PASSION | Gowes Spiritual H Edi Sudjono, Jembatan Suramadu yang Memesona dan Mendebarkan

Editor Di Jembatan Suramadu yang luar biasa. /visi.news/edi sudjono/dok
Silahkan bagikan
  • Pegowes asal Kabupaten Bandung H. Edi Sudjono pada 1-5 Muharram 1445 Hijriah kembali melakukan Gowes Solo Eksplorasi “Napak Tilas Jejak Wali Songo” (NTSI). Kali ini warga Komplek Permata Biru Blok B RT 01 RW 19, Cinunuk, Kec. Cileunyi, ini melakukannya di Jawa Timur dan Madura. Pengalaman gowes jemaah Masjid Baitul Muttaqin Cinunuk melakukan perjalanan tersebut akan dituangkan dalam beberapa tulisan di VISI.NEWS. Selamat mengikuti.

Cita-cita dari Dulu

GOWES itu bukan hanya sekedar mengayuh pedal. Setiap orang bisa menafsirkan berbeda-beda. Dari sekian tafsir yang berbeda ada titik temu yang sama bahwa gowes itu menyehatkan lahir maupun batin serta bisa menjalin silaturahmi.

Napak Tilas Sejarah Islam/Wali Songo (NTSI) ini dilatarbelakangi cita-cita dari dulu. Idealnya sebelum ziarah ke tanah suci, ziarah dulu ke para waliyullah, karena berkat jasa beliaulah kita mengenal ajaran tauhid dan rasulullah.
Namun Allah berkehendak lain, mengundang ke tanah suci terlebih dahulu. Alhamdulillah.

Hikmah dari pandemi covid-19 lah yang membuat saya inten latihan endurance. Semula sering latihan loop di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Namun semakin ke sini semakin ramai lalulintasnya apalagi setelah ada wisata religi Mesjid Al Jabbar, semua bus wisata diarahkan ke situ. Maka, Sumarecon menjadi tempat yang ideal untuk latihan, tempat yang ramah buat pegowes, dikelilingi taman dan mempunyai jalur panjang satu putaran tidak kurang dari 10 km.

Guna menjalin sesama pegowes pun saya masuk dua grup, Kerabat Gowes (KG) yang berlokasi di Kurdi Moh. Toha, tempat masa kecil dan Gowes Bara Bandung (GBB Bantim) yang berlokasi di Bandung Timur.

Perjalanan di Surabaya

Perjalanan loading ke Surabaya naik bus merupakan pengalaman pertama. Setelah satu bulan sebelumnya survey ke Terminal Cicaheum dan agen-agen bus untuk mengetahui jadwal dan biaya. Akhirnya, menemukan bus Sugeng Rahayu jurusan Bandung-Surabaya selain ongkosnya relatif murah dan punya jadwal padat hampir tiap jam ada keberangkatan, juga memiliki bagasi yang luas bahkan motor pun bisa masuk. Tiket Rp. 310 ribu, sepeda Rp. 100 ribu.

Baca Juga :  Sebelum Tergelincir, Trigana Air Terbang 2 Menit Lalu Return to Base

Saya mengambil jadwal jam 10 pagi, berangkat di agen Cicalengka. Namun karena ada kemacetan baru berangkat jam 11. Salat subuh pun dilakukan di bus, sampai terminal Purabaya, Bungurasih, Surabaya, jam 5 pagi, hampir 18 jam lewat jalur selatan Yogyakarta-Solo-Surabaya. Perjalanan yang lama, karena bus di kota tertentu mengambil paket. Setelah sarapan nasi rawon khas Jawa Timur, sekitar jam 6.30 gowes dimulai menuju komplek Sunan Ampel di Jalan Ampel Blumbang No. 2 A, Ampel, Kec. Semampir yang menempuh +/- 16 Km sambil menikmati suasana Kota Surabaya di waktu pagi.

Ada banyak sejarah dan bukti2 arkeologis tentang peradaban Islam yang berada di kawasan Surabaya utara itu.

Jembatan Suramadu yang mendebarkan. /visi.news/edi sudjono/dok

Suramadu yang Spektakuker

Gowes dilanjutkan menuju Kota Bangkalan, Madura. Ini gowes pertama melintasi pulau apalagi melintasi jembatan yang spektakuker sepanjang 5.438 m, dengan lebar 30 m dan tinggi 146 m yang selesai dibangun tahun 2009. Dulu menghayal bisa melintasinya jembatan yang berada di atas laut ini. Jembatan yang sebelumnya hanya dilihat di Youtube/medsos. Seperti mimpi, saya tengah mengayuh sepeda di atas jembatan yang memesona dan mendebarkan ini.

Semula ragu apakah boleh sepeda melintas karena dikhususkan untuk mobil dan sepeda motor. Sekitar jam 9.30 berhenti dipinggir jalan sekitar pintu masuk sepeda motor. Perasaan ragu muncul, akhirnya nekat juga masuk jalur sepeda motor, kalau pun ada petugas dan ditangkap sudah siap mental, pokoknya harus sampai di Madura.

Bismillah, langsung masuk jembatan dengan cuaca panas menyengat. Sangat mendebarkan saat mulai mengayuh sepeda antara percaya dan tidak bisa melintas. Nampaknya, jalur sepeda motor lagi ada perbaikan dan cat ulang, jadi menggunakan jalur mobil dengan dibatasi kerucut merah lalu-lintas.

Baca Juga :  Senam Sehat Berhadiah, Jadi Rangkaian HUT VISI.NEWS ke 2

Sesekali berhenti minggir buat minum dan foto-foto. Sementara sepeda motor banyak yang melintas. Jalan menanjak sekitar 2,5 km selanjutnya jalan menurun sampai di ujung jembatan dan memasuki Bangkalan. Lega rasanya.

Istirahat sejenak sambil menikmati kopi di pinggir jalan.

Di depan masjid gurunya para tokoh bangsa Masjid Syech Kholil di Bangkalan, Madura. /visi.news/edi sudjono/dok

Gowes dilanjutkan untuk ziarah menuju Makam Syech Kholil, Bangkalan. Sekitar jam 12.00 tiba di Mesjid Syech Kholil utk saalat dzuhur dan ziarah. Banyak bus/mobil para penziarah yang parkir di seberang jalan.

Paket makan siang Bebek Sinjay Rp. 35 ribu. /visi.news/edi sudjono/dok

Sekitar jam 13.00 lanjut untuk mencari makan siang yang sangat terkenal Bebek Sinjay Bankalan di pusatnya. Satu paket Rp. 35 ribu + minum es jeruk.

Sekitar jam 14.30 gowes lanjut ke Pantai Rindu yang jalurnya searah ke Suramadu. Tiba di pantai tenaga sudah lemas saking panasnya udara. Istirahat sambil minum es jeruk Rp. 15 ribu sebagai tiket masuk Dermaga Rindu. Dari dermaga terlihat jembatan Suramadu yang menawan di sore hari.

Pemandangan di jalan menuju Bangkalan, Madura. /visi.news/edi sudjono/dok

Saatnya kembali lagi ke Surabaya menjelang magrib menuju penginapan, Rp. 150 ribu per malam sudah ada AC/TV. Makan malam nasi goreng jawa di depan penginapan Rp. 15 ribu, lumayan enak. Istirahat harus cukup guna siap-siap besoknya menuju Gresik.

Bersambung ….

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Mandiri Sekuritas Tanam 1001 Mangrove

Kam Jul 27 , 2023
Silahkan bagikan  VISI.NEWS | TANGERANG – PT Mandiri Sekuritas (Mandiri Sekuritas/Perusahaan) bekerja sama dengan LindungiHutan menanam 1001 Mangrove di Desa Sukawali, Tangerang, Rabu, 26 Juli 2023. Penanaman yang bertepatan dengan hari Mangrove sedunia ini melibatkan puluhan tenaga sukarela (volunteer) yang terdiri dari para karyawan Mandiri Sekuritas. Theodora Manik, Direktur Retail […]