Pemprov Jabar dan Lima Pemkab agar Fokus Terhadap Kemiskinan Ekstrem 2021

Editor H. Kusnadi. /visi.news/ist
Silahkan bagikan

VISI.NEWS | BANDUNG – Anggota Fraksi Golkar DPRD Jabar, Haji Kusnadi meminta agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar beserta lima Pemerintah Kabupaten (Pemkab) yakni Cianjur, Bandung, Kuningan, Indramayu dan Karawang, agar pokus terhadap penanganan kemiskinan ekstrem 2021.

Menurutnya, jumlah penduduk miskin ekstrem di lima kabupaten ini mencapai 460.327 jiwa dengan total jumlah rumah tangga miskin ekstrem sebanyak 107.560 rumah tangga. Di Kabupaten Cianjur tingkat kemiskinan ekstrem mencapai 4 persen dengan jumlah 90.480 jiwa.
Kabupaten Bandung tingkat kemiskinan ekstrem mencapai 2,46 persen dengan jumlah 93.480 jiwa.

“dan untuk Kabupaten Kuningan tingkat kemiskinan ekstrem mencapai 6,36 dengan jumlah 69.090 jiwa, lalu Kabupaten Indramayu tingkat kemiskinan ekstrem mencapai 6,15 dengan jumlah 106.690 jiwa dan yang terakhir Kabupaten Karawang tingkat kemiskinan ekstrem 4,51 persen dengan jumlah 106.780 jiwa,” urainya.

Kusnadi mengingatkan, kepada Gubernur Jabar dan para bupati untuk mengkonvergensikan program penanggulangan kemiskinan agar terintegrasi dan tepat sasaran. Pasalnya, isu utama penanggulangan kemiskinan saat ini bukan terkait anggaran, tetapi memastikan program penanggulangan kemiskinan menjadi konvergen dan terintegrasi.

“Konvergensi ini penting untuk memastikan berbagai program terintegrasi mulai dari saat perencanaan sampai pada saat implementasi di lapangan, sehingga dapat dipastikan diterima oleh masyarakat,” katanya.

Selain itu, kepada VISI.NEWS, Rabu (27/10/21), menjelaskan, konvergensi yang ia maksud yakni seluruh program penanggulangan kemiskinan ekstrem. Mulai dari tahap perencanaan, penentuan alokasi anggaran, penetapan sasaran, dan pelaksanaan program tertuju pada satu titik atau lokus yang sama baik itu secara wilayah maupun target masyarakat yang berhak.

“Waktu penanggulangan kemiskinan ekstrem 2021 ini tinggal tersisa tiga bulan. Percepatan pelaksanaan sangat diperlukan, berbagai program bantuan sosial harus segera ter realisasikan, dan tepat sasaran,” tegasnya.

Baca Juga :  Sambut HUT ke-74 Bhayangkara, Polres Garut Gratiskan Pembuatan SIM

Terakhir, terkait dengan itu, Gubernur Jabar dan para bupati di lima kabupaten itu, harus segera memastikan data dan informasi kelompok penerima manfaat yang akan menerima tambahan bantuan. Sehingga upaya untuk membantu percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem tahun 2021 di lima kabupaten tersebut bisa diwujudkan.

“Oleh karena itu, Pemprov beserta lima pemkab tersebut, harus bekerja keras dan memastikan agar seluruh rumah tangga miskin ekstrem di wilayahnya mendapatkan seluruh program. Baik program untuk pengurangan beban pengeluaran masyarakat maupun program pemberdayaan masyarakat,” pungkasnya.@eko

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Sadar Muslihat: Antusias Warga Tinggi, Kehadiran Pemilih Hampir 100 Persen pada Pilkades Serentak di Sumedang

Kam Okt 28 , 2021
Silahkan bagikanVISI.NEWS | BANDUNG – Rabu (27/10/21) kemarin, Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2021 yang dilaksanakan di 89 desa, berjalan lancar, kondusif dan demokratis. Hal tersebut diapresiasi Sekretaris Komisi I DPRD Jabar, Sadar Muslihat, ia mengatakan, dalam pelaksanaan hajatan demokrasi Pilkades di Desa Desa […]