VISI.NEWS | KAB. BANDUNG – Kepala BKPSDM Kabupaten Bandung, Tatang Kusnawan, secara resmi menutup kegiatan Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Bandung Tahun 2026 yang digelar di Gedung Budaya Soreang, Selasa (5/4/2026)
Dalam sambutannya, Tatang menyampaikan bahwa Latsar merupakan tahapan wajib yang harus diikuti oleh setiap CPNS sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).
Ia menegaskan bahwa pelatihan ini menjadi fondasi penting dalam membentuk ASN yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Pelaksanaan Latsar CPNS Kabupaten Bandung tahun 2026 telah berlangsung sejak 12 Januari hingga 30 April 2026. Metode pembelajaran dilakukan secara mandiri maupun klasikal, disertai pembekalan nilai-nilai dasar “BerAKHLAK” serta kegiatan aktualisasi di unit kerja masing-masing peserta.
Tahun ini, sebanyak 276 peserta mengikuti Latsar yang terbagi dalam dua gelombang berdasarkan latar belakang akademik dan hasil penilaian seminar aktualisasi. Hasil evaluasi menunjukkan capaian yang sangat baik, di mana seluruh peserta dinyatakan lulus 100 persen.
Adapun capaian nilai peserta menunjukkan rentang tertinggi 91,23 dengan predikat ‘Sangat Memuaskan’, sementara nilai terendah berada pada angka 77,56 dengan predikat ‘Cukup Memuaskan’.
Tatang juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pelatihan, termasuk dukungan dari Lembaga Administrasi Negara, para widyaiswara, serta berbagai instansi yang telah berkolaborasi secara profesional dalam proses pembelajaran dan pendampingan selama masa habituasi.
“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama dan kolaborasi semua pihak. Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan,” ujarnya.
Di akhir kegiatan, Tatang berharap para CPNS yang telah lulus dapat mengimplementasikan nilai-nilai yang diperoleh selama Latsar dalam pelaksanaan tugas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung. Ia menekankan pentingnya ASN yang adaptif, berintegritas, serta mampu memberikan pelayanan publik yang prima kepada masyarakat. @ihda