Search
Close this search box.

Pertumbuhan Ekonomi Global Tahun 2024 Diperkirakan Mencapai 3,2%

Bagikan :

VISI.NEWS | JAKARTA – Bank Indonesia (BI) memperkirakan bahwa pertumbuhan ekonomi global pada tahun 2024 akan mencapai 3,2%. Proyeksi ini lebih tinggi dari perkiraan awal dan menunjukkan bahwa prospek perekonomian dunia tetap terjaga meskipun ada ketidakpastian di pasar keuangan global.

Gubernur BI, Perry Warjiyo, menyampaikan informasi ini dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur Bulanan pada bulan Juni 2024. Menurutnya, pertumbuhan yang lebih baik terutama berasal dari negara-negara seperti India dan Tiongkok.

Peningkatan pertumbuhan ekonomi global menjadi sinyal positif bagi stabilitas dan pemulihan ekonomi di tengah tantangan yang dihadapi oleh berbagai negara. Meskipun ketidakpastian masih ada, proyeksi ini memberikan harapan bagi pelaku ekonomi di seluruh dunia.

Kondisi Ekonomi Nasional dan Regional: Kesehatan ekonomi suatu negara dan wilayah memainkan peran penting dalam pertumbuhan global. Jika banyak negara mengalami pertumbuhan yang kuat, ini dapat berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi global secara keseluruhan.

Investasi dan Inovasi: Investasi dalam infrastruktur, teknologi, dan riset mempercepat pertumbuhan ekonomi. Negara-negara yang mendorong inovasi dan investasi cenderung memiliki pertumbuhan yang lebih baik.

Ketidakstabilan Politik dan Konflik: Ketidakstabilan politik dan konflik dapat menghambat pertumbuhan ekonomi. Negara-negara yang mengalami ketidakstabilan seringkali menghadapi tantangan dalam mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan.

Perdagangan Internasional: Hubungan perdagangan antara negara-negara mempengaruhi pertumbuhan ekonomi global. Perdagangan yang terbuka dan adil dapat meningkatkan pertumbuhan.

Kebijakan Moneter dan Fiskal: Kebijakan moneter (seperti suku bunga) dan fiskal (seperti anggaran pemerintah) memengaruhi aktivitas ekonomi. Kebijakan yang bijaksana dapat merangsang pertumbuhan.

Demografi: Populasi dan struktur demografi juga berperan. Negara dengan populasi muda dan produktif cenderung memiliki pertumbuhan yang lebih tinggi.

Ketidakpastian Global: Ketidakpastian seperti perubahan iklim, pandemi, dan ketegangan geopolitik dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi secara signifikan.

Baca Juga :  Lansia Wajib Kerja Lagi? Pemerintah Buka Peluang Besar di Dunia Industri

@rizalkoswara

Baca Berita Menarik Lainnya :