VISI.NEWS | KAB. BANDUNG -Bertempat di kediaman Kiai Sofyan Yahya di Ponpes Darul Ma’arif Desa Rahayu, berkumpul puluhan para pengurus PCNU Kab. Bandung, mulai dari para Dewan Syuriah PCNU, Rois Syuriah, Seknu, Katib, Awan, juga para ketua lembaga, banom, serta tampak hadir juga para ketua MWCNU, Rois MWCNU, dari 31 kecamatan, dalam rangka rapat koordinasi para pengurus PCNU Kab. Bandung, Selasa (26/11/2024).
Acara diawali dengan tawasul, yang dibawakan oleh KH Haidar Mustafa Kamal sebagai rois syuriah, dan dilanjut dengan mendoakan ketua PCNU Kab. Bandung Kiai Agus Qustholani, yang saat ini sedang dalam keadaan kurang sehat.
Dalam pesannya KH. Sofyan Yahya kepada para pengurus PCNU Kab. Bandung, menyampaikan sekaligus mengingatkan, bahwa, “Kader NU yang saat ini maju sebagai paslon Cabup kab. Bandung, merupakan kader terbaik NU yang harus kita dukung sepenuhnya, tentunya oleh ikhtiar para pengurus NU Kab. Bandung semuanya, dengan melakukan doa bersama, malam nanti seusai salat Isya,” tutur Kiai Sofyan Yahya.
“Bagi yang kiai punya pesantren dan santri, maka doanya bersama para santri, bagi yang memiliki majelis maka mendoakan dengan para jamaahnya, dan yang punya warga di ke-RW-an, maka melakukan doa dan istiqosah dengan warganya, masyarakat setempat, atau dengan keluarganya, malam nanti.” tutur Kiai Sofyan Yahya.
“Kita tinggal punya sisa malam ini untuk melakukan munajat, untuk mendoakan kader terbaik kita,” ungkap Kiai Sofyan Yahya lagi.
Adapun Katib PCNU Kab. Bandung, KH. Yusuf Ali Tantowi menyampaikan, “Kita doakan bersama dari wilayahnya masing-masing untuk istiqosah malam nanti secara bersama-sama bagi kemenangannya,” tuturnya.
Sedangkan pesan Seknu PCNU Kab. Bandung KH. Imron Rosyadi, yang mewakili dari ketua Tanfidziyah PCNU, menyampaikan pesannya pada para pengurus PCNU se kab. Bandung, “Alhamdulillah organisasi PCNU Kab. Bandung terus melakukan pengawalan dalam memperjuangkan bersama kader terbaik kita, mari kita kuatkan perjuangan kita sampai eksekusinya besok dalam pemilihan bupati, semua simpul, elemen kekuatan yang memiliki idiologi yang sama dengan kita, agar menyelenggarakan istiqosah untuk kemenangannya,” ulasnya.
“Mohon dengan hormat kita bisa menyosialisasikan bahwa nanti malam kita akan melakukan istiqosah, dan harus selalu menjaga dengan kuat, jangan lemah, sehingga kebersamaan adalah esensi kekuatan, tanpa kebersamaan kita tak akan kuat. Kekompakan dan memiliki keyakinan bahwa NU merupakan wahana perjuangan, harus kita yakini, yang saat ini umat menitipkan Kab. Bandung kepada NU untuk di kelola oleh kader terbaik kita,” ungkapnya.
@bambang melga