VISI.NEWS | MAJALAYA – Jawa barat merupakan salah satu lumbung kader marhaenis-nasionalis terbesar. Sehingga, sudah layak jika Pimpinan Nasional Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) dipegang oleh alumni GMNI dari Jawa Barat.
“Ada beberapa nama alumni yang perlu diperhitungkan di Jawa Barat ini. Antara lain ada DR Abdy Yuhana, Ayi Vivananda, Teten Masduki, DR Nanang Tyas, Andreas Hugo Pareira, DR Farhat Abbas, dan DR Harjoko Sangga Nagara,” ungkap Ketua DPC PA GMNI Kab. Bandung Deky Hisyanto, S. E., dalam rilisnya, Selasa (1/12/2021).
Untuk calon ketua yang akan dipilih, ungkap Deky, harusnya dilihat juga berdasarkan sejauh mana calon tersebut mengayomi secara langsung baik kepada kepada organisasi khususnya, maupun kepada para kader GMNI yang merupakan penerus perjuangan ideologi.
“PA GMNI sebagai organisasi yang mengimplementasikan ideologi marhaenisme merupakan salah satu ujung tombak mempertahankan stabilitas nasional dalam membendung ideologi-ideologi radikal,” tandas Deky dalam rilis Sekretaris DPC PA GMNI Kab. Bandung Widi Cskrawan, S.H.
Sebagai salah satu saluran dalam menjalankan ideologi marhenisme, ungkapnya, PA GMNI harus mulai menyusun strategi dalam menguasai ruang-ruang strategis, baik dalam ruang politik, birokrasi, akademik maupun profesi. “Sehingga implementasi marhaenisme sebagai ideologi dapat tertransformasi secara maksimal,” pungkasnya.@alfa