Search
Close this search box.

Politik itu Bukan Salah dan Benar, tapi Menang dan Kalah

Anggota DPRD Kab. Bandung dari Fraksi Demokrat, H. Yayat Sudayat./visi.news/ki agus.

Bagikan :

VISI.NEWS — Untuk mendapatkan simpati masyarakat dalam memperoleh raihan suara terbanyak, diungkapkan anggota DPRD Kab. Bandung dari Fraksi Demokrat, H. Yayat Sudayat, pastinya akan dilakukan dalam berbagai cara, seperti apa yang diungkapkan Politikus Senior, H. Amien Rais, bahwa “Politik itu bukan salah dan benar, melainkan kalah dan menang.”

Yayat mengakui, politik itu memang dinamis. Bisa saja secara psikologis mempengaruhi sikap masyarakat yang sebelumnya memilih Pasangan Calon (Paslon) ini akan berubah pilihannya. Apalagi di masa pandemi covid 19 ini.

“Kami meminta kepada Badan Pengawas Pemilu untuk bisa memaksimalkan kinerjanya, dengan menindak tegas setiap pelanggaran yang terjadi,” katanya via seluler, Rabu (14/10/2020).

Karena untuk menciptakan demokrasi yang harmonis, lanjutnya, dengan mendewasakan masyarakat untuk memahami politik secara benar. Tujuannya agar masyarakat bisa memilih bukan karena jasa atau hutang budi yang menjadikannya kebingungan untuk menentukan sikap.

Hal senada diungkapkan pengamat politik, H. Yuyun Saepudin, kalau memang mau membantu masyarakat di masa pandemi covid 19, jangan sampai ada penekanan psikologis terhadap masyarakat. Bantulah masyarakat dengan ikhlas bukan karena ambisi.

“Alangkah bagusnya kalau masyarakat bisa memilih sesuai dengan pilihannya dan tidak dipaksa atau terpaksa,” ujar Yuyun.

Sebab dinamisasi politik itu, lanjut dia, bisa diakibatkan oleh situasi dan kondisi. Namun yang lebih parah, pemanfataan keadaan perekonomian masyarakat kekurangan sandang papan, hanya untuk kepentingannya pribadi. @qia.

Baca Berita Menarik Lainnya :