VISI.NEWS — Anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi PKS, H. Uus Haerudin Firdaus, mengelar reses kedua di Aula Desa Ciparay, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Rabu (8/7/2020). Kegiatan tersebut dihadiri 125 orang warga.
Sebelum kegiatan berlangsung, diterapkan protokol kesehatan. Uus pun melakukan pengecekkan suhu tubuh dan dan mencuci tangan serta memakai masker yang di ikuti semua hadirin.
“Hal itu harus dilakukan sebagai bentuk pencegahan terpaparnya virus Corona kepada peserta. Dengan mematuhi protokol kesehatan, saya yakin semua peserta akan terhindar dari virus itu,” katanya.
Tak Tepat Sasaran
Ketua Kampung Ujung, Desa/Kecamatan Ciparay, Ocin, mengungkapkan, bantuan di masa pandemi ini ada yang tidak tepat sasaran, juga infrastruktur harus diperbaiki. Ia meminta masalah tersebut bisa segera terselesaikan.
Warga lain yang juga seorang seorang pendidik di Madrasah Ibtidaiyah (MI), Eutik, berharap ada pembangunan ruang kelas dan ruang guru di tempatnya nengajar untuk tahun anggaran 2021. Hal itu dikemukakannya, agar dapat menampung semua peserta didik.
“Mengenai dana aspirasi kami sudah menerimanya langsung. Terlepas dari itu, diharapkan permintaan kami ini bisa menjadi prioritas,” ujar Eutik.
Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Ciparay, Diah, meminta pencairan bantuan dari Pemkab Bandung untuk membiayai industri rumahan yang dikelola kelompoknya. Alasannya, anggota kelompoknya itu harus makan dan bisa hidup nyaman di masa pandemi Corona ini.
Akan Dikoordinasikan
Sementara Anggota DPRD Kab. Bandung dari Fraksi PKS, H. Uus Haerudin Firdaus mengaku tidak bisa memberikan solusi. Tapi, kalau memediasi dan memfasilitasi setiap aspirasi itu sudah menjadi kewajibannya. Intinya, untuk merealisasikan keinginan warga akan dikoordinasikan ke pihak SKPD masing-masing di Pemkab Bandung sesuai dengan tupoksinya.
“Semua permasalahan yang diajukan warga menjadi prioritas bagi saya, dan akan saya berikan kepada Pemkab Bandung. Sedangkan yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur, kebetulan saya di Komisi C, dan itu akan menjadi bagian dari agenda kerja,” katanya.@qia