VISI.NEWS | JAKARTA – Massa buruh akan menggelar aksi unjuk rasa di Istana Negara, Jakarta, terkait penolakan terhadap tabungan perumahan rakyat (Tapera) hari ini. Berikut adalah respons dari Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Mensesneg Pratikno:
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono:
Basuki Hadimuljono selaku Ketua Komite BP Tapera enggan merespon ribuan buruh yang akan menggelar demo menolak Tapera di Istana Negara. Beliau menyatakan bahwa demo memang kerap terjadi di mana-mana.
Basuki Hadimuljono juga mengatakan bahwa dirinya nanti akan ditanya mengenai Tapera di Senayan saat melakukan Rapat Dengar Pendapat dengan anggota DPR RI.
Mensesneg Pratikno:
Pratikno tidak merespons secara spesifik terkait demo tersebut. Ia hanya menyebut bahwa program Tapera terkait dengan Kementerian PUPR dan Kemenaker. Pembicaraan lintas kementerian/lembaga akan dilakukan nanti.
Pratikno enggan berkomentar lebih lanjut dan akan mengecek ke kementerian/lembaga terkait untuk informasi lebih lanjut.
Jadi, kedua menteri tersebut belum memberikan tanggapan yang spesifik terkait demo buruh menolak Tapera. Aksi unjuk rasa akan dilakukan oleh ribuan buruh dengan tuntutan termasuk menolak PP Tapera, tolak Uang Kuliah Tunggal (UKT) mahal, tolak KRIS BPJS Kesehatan, tolak Omnibuslaw UU Cipta Kerja, dan hapus outsourcing serta tolak upah murah.
Dalam rangka menolak program Tapera, ribuan buruh akan menggelar aksi unjuk rasa di Istana Negara, Jakarta. Keduanya belum memberikan tanggapan yang spesifik terkait demo ini.
@shintadewip