VISI.NEWS | JAKARTA – Ribuan buruh akan menggelar aksi demonstrasi di depan Istana Negara, Jakarta, hari ini, Kamis, 6 Juni 2024. Aksi ini dilakukan sebagai penolakan terhadap iuran tabungan perumahan rakyat atau iuran Tapera. Beberapa elemen organisasi buruh yang terlibat berasal dari Jabodetabek, termasuk Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Komite Pekerja Buruh Indonesia (KPBI), Serikat Petani Indonesia (SPI), dan organisasi perempuan PERCAYA.
Menurut Presiden KSPI, Said Iqbal, kebijakan Tapera merugikan pekerja dengan iuran yang tidak memberikan kepastian memiliki rumah. Pemerintah hanya bertindak sebagai pengumpul iuran dan tidak mengalokasikan dana dari APBN maupun APBD. Selain menolak PP Tapera, aksi ini juga mengangkat isu lain seperti Tolak Uang Kuliah Tunggal (UKT) Mahal, Tolak KRIS BPJS Kesehatan, Tolak Omnibuslaw UU Cipta Kerja, dan Hapus Outsourcing Tolak Upah Murah (HOSTUM).
Saat ini, situasi di lokasi aksi demonstrasi buruh di depan Istana Negara, Jakarta, masih kondusif. Massa buruh duduk-duduk sambil mendengarkan orasi. Arus lalu lintas dari arah Kebon Sirih menuju Jati Baru dialihkan menuju Bundaran HI, dan dari arah Bundaran HI ke Patung Kuda ditutup di perempatan Sarinah.
Dengan demikian, aksi demonstrasi buruh di depan Istana Negara hari ini menjadi sorotan utama. Semoga aspirasi dan tuntutan mereka dapat diperhatikan oleh pihak terkait.
@shintadewip