VISI.NEWS|BANDUNG Langkah Liverpool mengamankan Jeremy Jacquet dari Rennes justru membuka babak kontroversi baru di bursa transfer Eropa. Bek muda berusia 20 tahun itu resmi dibeli dengan nilai sekitar £60 juta atau lebih dari Rp1,3 triliun, namun transfer tersebut langsung memicu kritik keras dan dinilai sebagai tragedi akal sehat sepak bola modern.
Kesepakatan dicapai menjelang penutupan bursa musim dingin, meski Jacquet baru akan bergabung ke Anfield pada Juli mendatang dan menyelesaikan musim 2025/2026 bersama Rennes. Di balik ambisi Liverpool mengamankan masa depan lini belakang, harga mahal yang dibayarkan dianggap terlalu berlebihan untuk pemain yang masih dalam tahap perkembangan.
Legenda sepak bola Prancis, Christophe Dugarry, melontarkan kritik tajam terhadap keputusan tersebut.
“Ini bukan untuk menyerang sang pemain. Dia tidak salah apa-apa dan kami tentu mendoakan yang terbaik untuknya karena dia pemain yang bagus,” kata Dugarry.
Namun, ia menilai Liverpool dan klub-klub Inggris telah kehilangan kendali dalam menentukan nilai transfer.
“Rennes pantas bertepuk tangan karena berhasil menemukan klub seperti Liverpool yang mau membayar €72 juta. Klub-klub Inggris ini terus saja menghamburkan puluhan juta euro. Sepak bola sudah kehilangan akal sehat,” ujarnya.
Transfer Jacquet tak lepas dari situasi kontrak Ibrahima Konate yang belum menemui kepastian. Liverpool disebut bersiap menghadapi kemungkinan terburuk jika Konate hengkang secara gratis pada musim panas nanti. Namun menurut Dugarry, alasan tersebut tetap tidak membenarkan nilai transfer yang dikeluarkan.
“Tak ada justifikasi apa pun untuk nominal ini. Ini bukan soal klub kaya atau tidak, ini benar-benar konyol,” ucapnya.
Selain soal harga, tekanan besar juga dinilai akan langsung membebani Jacquet, terlebih setelah Liverpool disebut berhasil menyalip Chelsea dalam perburuan tanda tangannya.
“Transfer ini akan memberi tekanan luar biasa kepada Jacquet. Performanya pasti akan dinilai dengan cara yang berbeda, padahal dia tidak pantas menerima beban sebesar itu,” kata Dugarry.
Musim ini, Jacquet telah mencatatkan 19 penampilan bersama Rennes dan dianggap sebagai salah satu bek muda paling menjanjikan di Ligue 1. Di Liverpool, ia akan bersaing dengan nama-nama besar seperti Virgil van Dijk dan Joe Gomez, serta menunggu kembalinya Giovanni Leoni dari cedera.
Sementara itu, masa depan Konate tetap menjadi tanda tanya. Meski baru mencetak gol dalam kemenangan 4-1 atas Newcastle, bek asal Prancis itu berpotensi meninggalkan Anfield tanpa biaya jika kontrak barunya tak kunjung disepakati.@fajar