VISI.NEWS – PWI Kabupaten Bandung menggelarhalal bihalal yang dihadiri oleh Wakil Bupati Bandung, Sahrul Gunawan, di Saung Aki Sadu Kecamatan Soreang Kabupaten Bandung, Jumat siang (21/5/2021).
Acara yang berlangsung dalam suasana Hari Raya Idul Fitri 1442 H tahun 2021 ini untuk mempererat tali silaturahmi puluhan awak media yang tergabung dalam organisasi wartawan tertua ini.
“Selain itu acara halal bihalal ini untuk melestarikan tradisi di antara para pengurus dan anggota PWI Kabupaten Bandung untuk saling memaafkan satu sama lain. Dengan sebulan penuh kita berpuasa banyak hikmahnya yang harus kita lakukan dalam kehidupan kita dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam dunia informasi ke depan yang lebih baik.Juga kami ingin menjadikan pers mitra strategis Pemkab Bandung. Mitra memberikan solusi, mitra memberikan masukan dan kerja sama dengan Pemkab Bandung,” kata Rahmat dalam sanbutannya.
Rahmat juga mengatakan, rekan-rekan media turut terdampak pandemi covid-19. Di antaranya ada empat orang yang terkena dampak virus corona, sehingga harus melewati proses isolasi mandiri.
Ia mengaku prihatin ketika perusahaan media sekitar 60 persen merumahkan para karyawannya.
“Itu dampak covid-19. Tetapi kami ingin memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat, khususnya melalui pandemi covid-19,” katanya.
Ia pun menyebutkan, hampir 40 persen wartawan yang masuk PWI Kabupaten Bandung sudah divaksin.
“Insyaallah kami konsisten dalam memberikan informasi kepada masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, menurut Wakil Bupati Bandung, Sahrul Gunawan, dalam sambutannya pula, halal bihalal merupakan sebuah momentum kegiatan Ahlussunah Waljama`ah.
Halal bihalal ini, lanjut dia, banyak sekali manfaatnya, salah satunya, semakin mempererat tali silaturahim.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Bandung saya menyampaikan selamat hari raya idul fitri 1442 H. Mohon maaf lahir dan bathin.” ujar Wakil Bupati.
Orang nomor dua di Kabupaten Bandung tersebut, menyebutkan, yang menjadi prioritas pertama bagi pemerintah daerah, pihaknya masih berbagi kewenangan dengan Bupati Bandung, HM. Dadang Supriatna, dalam melaksanakan tugasnya.
“Saya sudah siap bekerja dan menyampaikannya ke koalisi partai, saya ingin menjadi PR (Public Relation) untuk menjadi yang terbaik Kabupaten Bandung.karena Wakil bupati itu berfungsi pengawasan,” kata Sahrul, seraya menambahkan, kini ia sedang membuat konsep dalam bidang pengawasan, di antaranya melibatkan masyarakat di dalambya.
Ia pun berharap awak media mempromosikan daerah Kabupaten Bandung.
Sahrul sempat menyinggung tentang Kabupaten Bandung yang sering banjir.
“Kami berharap bisa memunculkan geliat di Kabupaten Bandung,” ujarnya.
Sahrul berharap pula daerah ini tidak bergantung pada Jakarta, khususnya dalam pemasaran produknya, sehingga harus ada pembenahan di Kabupaten Bandung dengan cara bersama-sama.
“Kabupaten Bandung itu seperti raksasa yang tertidur. Jangan gejed di awal dan harus ada nilai tambah untuk kemajuan Kabupaten Bandung,” ucapnya.
Menurut dia, peranan media tak bisa dilepaskan dari pemerinta daerah.
“Banyak mimpi saya, bagaima bisa membuat vlog, atau kanal untuk mempromosikan Kabupaten Bandung. Niat saya, Kabupaten Bandung bisa melompat,” ujarnya.
Ia pun mengatakan, dalam melaksanakan tugasnya ingin dikawal oleh rekan-rekan wartawan.
Meski sebelumnya sempat stres, dan akhirnya seru juga.
“Saya ingin mendampingi dan memback-up terus Pak Bupati Bandung, HM. Dadang Supriatna. Saya pun berharap bisa mengeksplor potensi dirinya untuk perubahan yang lebih baik Kabupaten Bandung ke depan. Hal ini berkaitan dengan kemajuan Kabupaten Bandung,” kata.@.bud