VISI.NEWS | DAYEUHKOLOT – Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat II (Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat) DR. H. TB. Ace Hasan Syadzily meninjau lokasi banjir di Desa Dayeukolot, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, akhir pekan kemarin.
Selain turun ke lokasi banjir dengan menggunakan sampan di tengah guyuran hujan deras, Kang Haji Ace—demikian dia biasa disapa—yang juga Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI ini menyerahkan bantuan kepada para korban banjir berupa kebutuhan dasar meliputi 100 paket kebutuhan hidup layak, 300 paket lauk pauk, 100 paket family kit, 100 lembar Kasur, 30 paket kids ware dan 50 paket sandang dewasa.
Pada peninjauan ke lokasi banjir, Kang Haji Ace berpesan agar masyarakat yang terdampak banjir untuk mengutamakan keselamatan jiwanya dengan beralih ke tempat yang lebih tinggi atau ke wilayah pengungsian sementara sampai banjir benar-benar surut. Hal ini penting sebab ketika sungai Citarum sudah meluap dan menggenangi wilayah Dayeuhkolot maka potensi ancaman terhadap keselamatan masyarakat akan meningkat.
Kang Haji Ace juga bepesan agar masyarakat saling bantu dengan bergotong royong meringankan beban para korban banjir. Terkait dengan hal itu dia pun meminta agar bantuan yang ada benar-benar disalurkan kepada korban yang membutuhkan. “Kami tentu berharap bantuan ini dapat meringankan beban para korban banjir dan bantuan ini benar-benar tepat sasaran,” ujar Ketua DPD Golkar Jawa Barat ini.
Terkait dengan penanganan banjir di wilayah Bandung Selatan, Kang Haji Ace menginginkan adanya kerjasama yang sinergis antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Bandung dalam menyusun grand design penanggulangan banjir di aliran sungai Citarum, utamanya di Kecamatan Dayeuhkolot.
Hal ini perlu dilakukan, kata Kang Haji Ace, sebab penanganan parsial tidak akan memberikan hasil yang maksimal sehingga perlu kolaborasi dan sinergi yang baik antara pemangku kebijakan di tingkat Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Bandung dalam menanggulangi banjir di Bandung Selatan. “Saya rasa hanya itu yang bisa menyelamatkan masyarakat di wilayah aliran sungai Citarum di Bandung Selatan agar terhindar dari banjir,” demikian Kang Haji Ace.
Sebelumnya akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Bandung Selatan sejak pekan lalu maka aliran sungai Citarum meluap dan menggenangi rumah-rumah penduduk yang berada di seputar aliran sungai, khususnya di Desa Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. Hal ini memaksa sejumlah warga mengungsi dan mengakibatkan kerugian material yang tidak sedikit.
@mh