Satu Supermarket di Ciamis Ditutup Pemkab Karena Langgar PSBB

ilustrasi/fb
Jangan Lupa Bagikan

VISI.NEWS – Supermarket Yogya Dept Store di Kabupaten Ciamis ditutup Pemerintah Kabupaten Ciamis mulai 17 Mei 2020. Penutupan tersebut dilakukan karena berdasarkan hasil penyelidikan ditemukan pelanggaran aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya dalam surat resminya menyebut bahwa Yogya Dept Store melakukan pelanggaran PSBB berupa tidak menerapkan protokol kesehatan, terutama kaitannya dengan menjaga jarak (physical distancing) bagi para pengunjung, sehingga menimbulkan kerumunan.

“Ditutupnya Yogya Ciamis mempertimbangkan dari kondisi faktual yang terjadi di lapangan, tidak mampu dikontrolnya mobilisasi masyarakat yang berkerumun masuk,” jelas Bupati dalam keterangan resmi, dilansir dari merdeka.com, Minggu (17/5).

Pemerintah Kabupaten Ciamis sendiri kemudian memberikan sanksi berupa penutupan sementara untuk Yogya Dept Store, namun pelayanannya masih bisa sistem delivery order.

Di Kabupaten Ciamis, PSBB masih akan berlangsung sampai 19 Mei 2020, namun rencananya PSBB disana diusulkan untuk dilakukan PSBB lanjutan parsial. Usulan tersebut dikatakannya akan diajukan melalui Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat untuk kemudian diteruskan ke Kementerian Kesehatan.

Pengusulan perpanjangan PSBB di Kabupaten Ciamis sendiri, dijelaskan Herdiat karena melihat hasil evaluasi PSBB se-Jawa Barat. “Kabupaten Ciamis berada di level 3 (cukup berat) dan direkomendasikan untuk diberlakukan PSBB secara parsial,” jelasnya.

Dalam PSBB lanjutan nanti, Pemkab Ciamis akan fokus pada wilayah yang terdapat kasus terkonfirmasi positif, seperti Kecamatan Pamarican dan Banjarsari. Selain itu, PSBB parsial juga akan dilakukan di wilayah yang padat penduduk.@mpa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Intensifikasi Pengawasan Pangan di Jabar Ditingkatkan

Ming Mei 17 , 2020
Jangan Lupa BagikanVISI.NEWS –Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di Bandung meningkatkan intensifikasi pengawasan pangan pada masa Ramadan dan menjelang Idulfitri. Peningkatan pengawasan intensifikasi mulai dilakukan pada 27 April sampai 22 Mei 2020. Kepala BBPOM di Bandung Hardaningsih, mengatakan, pihaknya menemukan peredaran produk makanan olahan dalam kemasan yang tidak […]