Satuan Gugus Tugas Wajib Memberikan Laporan Perminggu, Masyarakat harap Patuhi Prokes

Editor Data Pikobar Jawa Barat./visi.news/ist.
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Berdasarkan Peraturan Gubernur Jawa Barat No.63 tahun 2020, penentuan risiko kesehatan masyarakat di Kabupaten/Kota yang dikeluarkan Satuan Tugas Penanganan Covid 19 Nasional secara berkala setiap minggu, dengan di atur meliputi 4 Zona Risiko, yaitu; Level 1 tidak terdampak/tidak ada kasus (Hijau), Level 2 risiko rendah (Kuning), Level 3 risiko sedang (Oranye), Level 4 risiko timggi (Merah).

Hal mendasar yang perlu diterapkan, baik itu dikatakan Gubernur Jawa Barat, H. Ridwan Kamil maupun Bupati Bandung, H. M. Dadang Supriatna (Kang DS), mematuhi protokol kesehatan dalam setiap akan melakukan kegiatan. Terutama menghindari setiap kegiatan yang bisa mengundang kerumunan orang. Menggunakan masker setiap keluar rumah. Dan membawa hand sanitizer sendiri.

“Kami sudah beberapa puluh kali memberikan imbauan kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan dan mentaatinya, karena semua ini demi kesehatan dan keselamatan kita semua,” katanya beberapa waktu lalu.

Lalu bagaimana dengan adanya hasil Rapid Test Swab yang bertolak belakang dengan hasil Test Antigen yang dialami beberapa puluh masyarakat, kenyataan ini jelas membuat timbulnya rasa kekwatiran masyarakat saat mau melakukan aktivitas.

Seperti yang dialami Kabag Keuangan DPRD Kabupaten Bandung, H. Ramdan, disebutkan Kabag Umum, Joko Mardianto, hasil Test Rapid Swab dinyatakan Positif, namun besok harinya setelah dilakukan pemeriksaan ulang ke Rumah Sakit dengan Test Antigen, dinyatakan negatif.

Begitu juga dengan masyarakat Soreang yang sebelumnya positif hasil Swab ternyata keesokan harinya bisa menjadi negatif. Ketika masalah tersebut dipertanyakan kepada beberapa anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Komisi D melalui WA, sampai saat ini belum juga memberikan jawaban.

Sementara salah seorang tokoh masyarakat, Wahyu (60), warga Katapang, menuturkan, kerawanan ancaman covid dan peningkatannya memang cenderung tinggi. Namun bila masyarakatnya bisa taat dan mematuhi protokol kesehatan, menurutnya, penyebarannya akan bisa terkendalikan dengan baik.

Baca Juga :  Hilal Awal Syawal di Indonesia Penuhi Kriteria Baru MABIMS

“Sementara untuk Wakil Rakyat yang belum menjawab, kita tidak usah berburuk sangka. Bisa saja mereka tengah memikirkan bagaimana untuk menjawab pertanyaan tersebut yang tujuannya agar masyarakat bisa tenang dan nyaman,” ujar Wahyu.

Karena kesibukan Wakil Rakyat itu, dia menjelaskan, tidak hanya pada satu pokok bahasan saja, masih ada yang lainnya. Mudah-mudahan para wakil rakyat bisa memediasi setiap aspirasi masyarakat yang muncul dan memberikan solusi terbaik bagi masyarakat. @qia.

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Jadwal Bola Piala Eropa dan Copa America Malam dan Pagi Hari

Ming Jun 13 , 2021
Silahkan bagikan– Di antaranya, hadir pertandingan Inggris vs Kroasia, Belanda vs Ukraina, dan Brasil vs Venezuela. VISI.NEWS – Jadwal bola malam hari ini 13-14 Juni 2021 akan menyajikan lanjutan laga EURO 2021, dan dapat disaksikan via siaran langsung RCTI maupun live streaming Mola TV. Di samping itu, juga terdapat pertandingan pembuka Copa America […]