VISI.NEWS | SUKABUMI – Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menyatakan Pemerintah Kota Sukabumi berencana menggelar kegiatan Job Fair sebanyak empat kali dalam setahun. Agenda yang mempertemukan perusahaan dengan para pencari kerja tersebut akan dipusatkan di Politeknik Sukabumi.
Hal itu disampaikan Ayep dalam kegiatan Job Fair 2026 yang berlangsung di Kampus Politeknik Sukabumi pada Sabtu (25/4/2026).
“Saya tegaskan, Job Fair ini tidak akan berhenti di sini. Kita rencanakan agenda ini secara rutin 4 kali dalam setahun. Dengan menjadikan Politeknik Sukabumi sebagai pusat bursa kerja,” ujar Ayep dikutip dari media sosial miliknya.
Ia menegaskan bahwa upaya tersebut dilakukan untuk menekan angka pengangguran secara terarah. “Kita ingin memastikan penekanan angka pengangguran dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan,” imbuh Ayep.
Lebih lanjut, Ayep menyampaikan bahwa Job Fair 2026 yang digelar di Kampus Politeknik Sukabumi menghadirkan puluhan perusahaan dengan ratusan lowongan pekerjaan.
Ia menilai kegiatan tersebut merupakan wujud sinergi antara kalangan akademisi, pemerintah, dan sektor swasta dalam memastikan masyarakat Sukabumi memperoleh akses terhadap pekerjaan yang layak.
Menurutnya, job fair menjadi ruang yang mempertemukan kebutuhan industri dengan potensi tenaga kerja, tidak hanya dari Kota Sukabumi, tetapi juga dari berbagai daerah lainnya.
Selain peluang kerja di dalam negeri, Pemerintah Kota Sukabumi juga membuka akses kerja ke luar negeri melalui program BESTARI (Be Star International).
Program ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk bekerja secara resmi di luar negeri dengan tujuan meningkatkan taraf hidup sekaligus memperoleh pengalaman internasional.
Pada 16 April 2026 lalu, Wali Kota Sukabumi telah melepas sebanyak 50 calon pekerja migran Indonesia asal Kota Sukabumi untuk bekerja di Kuwait dan Turki melalui jalur resmi. @andri