Tekan Angka Penularan Covid-19, Dinkes Sleman Wacanakan Minggu Tenang

Editor Joko Hastaryo, Kepala Dinas Kesehatan Sleman, DIY./visi.news/istimewa
Silahkan bagikan

VISI.NEWS – Dinas Kesehatan Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), akan mewacanakan adanya Minggu Tenang Covid-19 usai libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 untuk menekan angka penularan Covid-19.

Saat ini, wacana itu masih terus dimatangkan dan penerapannya masih menunggu momen yang tepat.

Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Joko Hastaryo, menuturkan pihaknya tak akan menyebut konsep itu sebagai Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), karena PSBB mengandung konsekuensi yang besar.

“Rencana kami, 21 Desember 2020 sampai 3 Januari 2021 mau minggu tenang Covid, tapi nampaknya mungkin tidak bisa diterima masyarakat, karena ada libur panjang. Jadi mungkin kami mulai minggu tenang pada setelah libur,” ucap Joko kepada wartawan, Sabtu (9/12/2020) siang.

Menurut Joko, pada prinsipnya, penerapan Minggu Tenang Covid-19 adalah kondisi keseharian masyarakat ketika di awal pandemi.

“Kalau bisa, yang kerja di luar itu biar teman-teman di RS dan Dinkes, termasuk juga dari kajian kami itu wartawan, TNI, Polri. Yang lain di rumah saja, pegawai kantor pun dalam rancangan kami itu dibatasi, kalau tidak benar-benar terpaksa ya tidak perlu dikerjakan di kantor,” tutur Joko, yang juga sebagai Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sleman ini.

Joko menjelaskan, usai piknik masa liburan, Pemkab Sleman akan meminta warga yang sehat untuk karantina sedangkan yang sakit diisolasi.

“Isolasi di rumah sakit boleh, FKDC (shelter) juga boleh atau isolasi mandiri juga boleh. Dan yang dikarantina pokoknya tidak boleh ada aktivitas ke luar, betul-betul selama 14 hari karantina, minimal 10 hari. Jadi kembali seperti masa Covid-19 awal-awal, ketat aturan isolasi bagi pelaku perjalanan,” jelasnya.

Sementara itu, Shavitri selaku Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Penanganan dan Pencegahan COVID-19 Sleman menambahkan, walau cuti akhir tahun sudah dipangkas, tapi tidak menutup kemungkinan akan ada yang datang untuk liburan ke Sleman. @yus

Baca Juga :  Ganjar Luncurkan Call Center Covid-19 untuk Permudah Layani Aduan Masyarakat

M Purnama Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Tembus 8.147 Pasien, Kasus Covid-19 di DIY Terus Bertambah

Rab Des 30 , 2020
Silahkan bagikanVISI.NEWS – Penambahan kasus positif Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terus saja terjadi secara signifikan. Bahkan pada Minggu (13/12/2020) ini sudah tembus di angka 8.147 kasus. Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium pada 1.009 sampel dan 950 orang, terdapat tambahan kasus baru hingga 151 kasus. Kabupaten Sleman lagi-lagi mencatatkan kasus […]