VISI.NEWS | SUKABUMI – Uang ratusan juta rupiah untuk pembayaran gaji relawan sebuah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Sukabumi raib dicuri. Aksi kejahatan dengan modus gembos ban kendaraan itu terjadi di area SPBU Cimuncang, Kecamatan Sukaraja, pada Jumat (30/1/2026) siang.
“Benar terjadi tindak pidana pencurian uang sejumlah Rp 191 juta dengan modus gembos ban,” ujar Kapolsek Sukaraja Kompol Agus Khusyairin.
Aguk menuturkan, uang tersebut diambil dari salah satu bank di Kota Sukabumi. Selanjutnya, dalam perjalanan menuju wilayah Cireunghas, tiba-tiba ada pengendara motor yang tak dikenal mengetuk kaca mobil dan memberi tahu bahwa ban kendaraan kempis. Kendaraan tersebut kemudian berhenti di sebuah SPBU untuk mengisi angin.
Selanjutnya perjalanan dilanjutkan, dan kejadian serupa terjadi lagi, pengendara motor yang tidak dikenal mengetuk kaca mobil, memberitahu bahwa ban kempis hingga mobil memutuskan berhenti dan memeriksa roda kendaraan di bengkel kecil yang berada di area SPBU Cimuncang, Jalan Siliwangi Sukaraja.
Tanpa disadari, korban telah menjadi target pelaku. Ketika turun dari mobil untuk menambal ban, pelaku memanfaatkan situasi dengan mengambil uang di dalam kendaraan, lalu melarikan diri dari lokasi. Uang saat itu disimpan di jok depan sebelah kiri.
“Karena korban lengah, pelaku membuka pintu mobil yang tidak terkunci dan mengambil uang korban,” ujar Aguk.
Aksi pelaku itu terekam kamera pengawas atau CCTV SPBU tersebut. Dalam rekaman terlihat korban berada di sisi kiri mobil, kemudian seorang pelaku berjalan kaki mendekati kendaraan, membuka pintu depan sebelah kanan, dan mengambil sesuatu dari dalam mobil.
Tak lama berselang, seorang pelaku lain datang menggunakan sepeda motor. Pelaku pertama kemudian menaiki motor tersebut sebelum keduanya kabur meninggalkan lokasi ke arah Cireunghas.
“Dugaan pelaku yang kita cek dari rekaman CCTV pom bensin ada dua orang, lari ke arah Cireunghas,” ujar Aguk.
Menurut Aguk, polisi tengah mendalami kasus ini, korban sudah membuat laporan polisi serta meminta keterangan para saksi. @andri












